Di bulan April tahun ini dalam suasana Pandemi, santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Pesawahan, Rawalo, Banyumas, Jawa Tengah meluncurkan sebuah buku antologi cerpen yang bertajuk “Goresan Tinta Biru”. Diterbitkan oleh Sip Publishing, cetakan pertama buku setebal 254 dua ratus lima puluh empat halaman ini memuat 17 cerita pendek yang ditulis oleh santri-santri dengan latar belakang pendidikan antara lain MTs, Madrasah Aliyah dan SMK Miftahul Huda. Berawal dari kegemaran mereka membuat cerita di majalah dinding santri, kemudian pesantren memfasilitasi mereka mengikuti pelatihan dasar menulis fiksi. Hingga akhirnya terbitlah buku yang mengulik berbagai kisah mereka di dalam pesantren, baik tentang persahabatan, tentang cita-cita, tentang kerasnya perjuangan juga tentang cinta anak remaja. Dibuka dengan judul cerpen “perindu Sahabat sejati” karya Dewi Latifah yang bercerita tentang perjuangan santri baru menyesuaikan berbagai kegiatan di pesantren yang di dalamnya juga penuh dengan persaingan. Keadaan itu menumbulkan kerinduannya pada sahabat sejatinya sewaktu kecil. Ada pula kisah tentang “Mihrab Cinta Sang Penghapal al-Qur’an” karya Haura Batsnah as-Syahida, yang mengisahkan tentang perjalanan nadia santri yang tengah meretas mimpi menjadi penghapal Al-Qur’an. Dalam perjalanan nyantrinya, ia menyukai teman kakaknya yang juga menyukai nadia, tetapi kiainya justru bermaksud menjodohkan Nadia dengan seorang santri lainnya. Ada pula “Goresan Tinta Biru” yang ditulis oleh Sari Nur Sariroh, menceritakan perjalanan seorang santri di pesantren yang mengikuti perlombaan menulis. Karya lainnya berjudul “Untuk Apa Hati Diciptakan” yang berupa karya Syemila menceritakan tentang perdebatan batin Elsa yang hatinya menolak ketika ayahnya memasukkannya ke pesantren. Dalam cerita “karena Kamu” karya Dwi Melis, pembaca akan disuguhi kisah Syaqila Syifa Annisa, gadis desa yang memimpikan sekolah di kota, tetapi justru orang tuanya memasukan ke pesantren. Di Pesantren Syaqila bertemu teman lelaki yang bernama Farih, apa yang terjadi selanjutnya? Kisah ini menggambarkan tentang persahabatan dan cinta dengan nuansanya yang renyah. Ada pula cerita berjudul “Di balik Rasa” yang dituangkan oleh Nur Khoirun Nisa, menceritakan perjalanan cinta Via, yang mencintai teman sekolahnya yang ternyata disukai pula oleh sahabatnya Nadia. Sebuah pilihan berat antara sahabat dan cinta, cerita ini berhasil mengoyak perasaan pembacanya. Sekian cerita lainya semua kental dengan nuansa kisah remaja tetapi dengan balutan pesantren. Meski bukan seusatu yang baru, karya adik-adik santri ini rasanya patut diapresiasi sebagai lompatan maju santri untuk berani tampil ke muka dengan berbagai karyanya. Berbagai kesalah penulisan, dan gaya bahasa yang masih sangat natural kalau boleh dibilang sangat apa adanya, mewarnai antologi ini seolah terkesan terburu-buru. Meski demikian tetap saja membaca karya adik-adik santri menjadi sesuatu yang menggembirakan. Dalam kata pengantar, Nyai Hj Umni Labibah, pengasuh dan pendamping penulisan antologi cerpen ini, mengatakan bahwa santri-santri terinspirasi dari muasis pesantren, yaitu KH Zaini Ilyas, yang juga produktif menulis. Santri-sanri yang berlatarbelakang heterogen ini menuliskan cerita mesantrennya sebagai refleksi dari kehidupan meraka di pesantren dan berharap menjadi inspirasi bagi yang lainnya. Selanjutnya, Ibu Umni juga menyampaikan bahwa apa yang dilakukan dengan memotivasi santri menulis adalah bagian dari ikhtiar pesantren dalam menumbuhkan literasi di kalangan santri selain sebagai upaya mewadahi bakat minat santri. Antologi cerpen di tangan pembaca ini juga dapat menjadi stimulus santri memahami dan merasakan indahnya menulis. Sebuah kunci peradaban yang selama ini menjadi tonggak khazanah pesantren. Pesantren memiliki ke-khas-an dalam pendidikan melalui literasi kitab kuning, yang menjadi kunci dari golden chane rantai emas periwayatan ilmu dari masa nabi, khulafaurrasyidin, tabi’in, ulama salaf, ulama kholaf hingga masa modernitas hari ini. Para ulama-ulama telah meletakan dasar peradaban melalui karya-karya yang terwariskan hingga kini melalui kitab kuningnya yang genuine dan kredible. Ada harapan besar akan tumbuh bibit-bibit sastrawan santri yang akan menginspirasi negeri ini. Saya melihat ada sisi yang sangat lain di sini, ada bobot nilai moralitas khas santri tertuang dari beberpa karya adik-adik. Ini tentu akan memperkaya khasanah sastra nusantara. Tidak hanya memotivasi anak-anak seusianya, tetapi juga orang tua. Juga bagaimana memberikan gambaran dunia santri itu tidak ketinggalan zaman tetapi juga memiliki akar tradisi dan pondasi agama yang kuat. Sebagai pembaca yang berlatar belakang pesantren, berharap karya ini menjadi titik mula untuk karya-karya besar berikutnya dari kalangan santri. Terlepas dari kekurangan yang ada sebagai penulis sastra pemula, seperti “kecerewetan” cerita yang tidak perlu, sistematika alur cerita dan daya kejut pembaca yang masih lemah, sebagai media eksplorasi gagasan dan alat tutur pesan-pesan moral dunia santri bisa menjadi modal untuk penulisan berikutnya. Selamat kepada penulisnya dan Selamat membaca untuk semua. Peresensi adalah Umnia Labeba, Pegiat Literasi santri dan Pengasuh Ponpes Miftahul Huda Pesawahan, Rawalo, Banyumas, Jawa Tengah Identitas Buku Judul Goresan Tinta Biru Penulis Dewi Latifah, dkk Penerbit Sip Publishing Cetakan Pertama, April 2020 Tebal 254 halaman
CerpenCinta Romantis; Sang Diva; Percintaan Kepompong" Senyum Terakhir Yang Indah "Cerpen Sedih: Maaf Ku Harus Pergi dari Cintamu; Cerpen Romantis: Mr. Ice Cream; Cerpen : Cinta Sesaatku; Cerpen Cinta Remaja: MUNGKIN CINTA MATI; ANTARA PERSAHABATAN & CINTA; Bidadari Tak Bersayap; Apa Sich Cerpen Itu ?? selamat datang di resensi cerpen terlengkapCerpen Karangan Merry AdcKategori Cerpen Cinta, Cerpen Persahabatan Lolos moderasi pada 11 November 2017 Semenjak kejadian itu, fanny belum bisa ngobrol sama lisa, dia masih sangat kecewa sama lisa dan menggap lisa lah penyebab andre menolak dia, dan lisa sangat dilema, antara bahagia karena andre mulai dekat dengannya atau memilih sahabatnya… “hey lis? Kenapa lo gak ke ruang musik lagi?” Tanya andre yang datang dan duduk di samping lisa. “elo sebaiknya menjauhi gue ndre…” Ucap lisa. “menjauhi lo? Kenapa?” Tanya andre bingung. “gue gak mau fanny salah paham lagi ke gue, dia anggap gue lah penyebab elo nolak dia waktu itu.” Jelas lisa menahan air matanya. “fanny? Lis, gue nolak dia karena gue gak suka sama dia… Dan gue sudah anggap dia seperti sahabat gue sendiri…” ucap andre dengan memegang tanga lisa. “tapi itu yang dianggap fanny ke gue, gue gak bisa lihat sahabat gue sedih ndre, gue harap elo menjauh dari gue dan tolong jangan gangu gue lagi…” ucap lisa dan lagsung pergi. Lisa sangat terpukul, dia sangat sedih karena harus menjauhi orang yang paling dia sayang, tapi dia juga sangat menyayangi sahabatnya, dia tidak mau fanny terus menerus membenci dirinya. Dan lagi, lisa hanya bisa menuangkan perasaannya di buku hariannya. Semua hal dia tuliskan di situ. Dari kejadian itu fanny melihat tingkah lisa yang menjauhi andre, amel juga demikian. “elo lihat kan fan? Lisa gak mungkin rebut andre dari lo?” ucap amel. “apa gue yah yang salah, dan.. iya mel gue harus minta maaf ke lisa, gue sudah salah paham ke dia.” Ucap fanny. “lisa…” pangil fanny. “fanny amel?” ucap lisa yang sudah selesai menulis. “cha, gue minta maaf yah, gue gak bermaksud marah sama lo…” ucap fanny di depan lisa. “gue ngerti kok fann, gue juga minta maaf ke elo yah…” kata lisa dan memeluk kedua sahabatnya itu. Akhirnya hubungan persahabatn mereka memmbaik, tapi luka di hati lisa masih sangat perih, dia harus membuang jauh jauh perasaaannya ke andre demi sahabatnya dengan fanny. Mencintai andre diam diam itu lebih baik daripada dia harus melihat sahabatnya terluka. “lisa tunggu…” pangil andre menghentikan langkah lis. “apa salah gue lis, sampe elo menjauhi gue? Dan kenapa elo gak bernyanyi lagi di ruang musik?” ucap anndre. “gue kan sudah bialng sama elo? Jangan gangu gue lagi, dan tolong ndre, gue gak mau fanny salah paham lagi sama gue.” Ucap lisa dan pergi meninggalkan andre, “lisa tunggu,” pangil andre lagi. “hari ini gue akan terima cintanya fanny… Dan gue harap elo bisa senang karena ini,” ucap andre di belakang lisa. lisa tetap berdiri di situ dan menangis tanpa bersuara mendengar ucapan andre barusan. “gue turut bahagia atas lo ndre…” ucap lisa tanpa melihat andre dan langsung pergi. Hati keduanya sangat hancur, andre sebenarnya juga mencintai lisa, tapi dia tak bisa mengungkapkannya, dia hanya bisa menerima cintanya fanny, agar lisa tak menjauhinya lagi. “fann apa elo masih mau jadi pacar gue? Maksud gue apa perasaan lo belum berubah?” Tanya andre mendadak di depan fanny. “apaa? Gue gak salah dengar? Elo terima cinta gue? Guee…” dengan senangnya fanny langsung memeluk andre. “elo tau gak ndre, ini hari paling membahagiakan buat gue, terima kasih ndre…” ucap fanny lagi. Akhirnya fanny dan andre resmi jadian, walaupuan sebenarnya hati andre hanya untuk lisa, dan demi kebahagiaan lisa, andre menerima cinta fanny. “guyysss gue seneng banget…” ucap fanny ke lisa dan amel. “hmm kemarin sedih banget sekarang senang banget, kenapa sih lo fan?” Tanya amel. Sebenarnya lisa sudah tau kenapa fanny sangat senag hari itu. “andre sekarang resmi jadi pacar gue.” Tegas fanny. “what? Andre jadi pacar elo? Kok bisa?” Tanya amel yang masih belum percaya. “iya mel semalam itu andre ngajak gue dinner dan dia terima cinta gue.” Ucap fanny. “jadi benar, kalau andre akan terima cintanya fanny.. jadi andre gak main main sama ucapnya kemarin…” batin lisa. “dan gue yakin skrang lis, elo sahabat terbaik gue, dang a mungkin khianatin gue.” Sambung fanny memeluk lisa dan amel. “gue turut bahagia yah fan,..” ucap lisa menembunyikan sedihnya. “slamat yah, elo sekarang jadian sama fanny, terima kasih lo sudah buat fanny bahagia.” Ucap lisa tiba tiba di depan andre, di taman kampus. “itu kan yang lo mau? Dan gue harap lo gak menjauhi gue lagi dengan alasan fanny.” Jawab andre. “kalian di sini, sayang…” ucap fanny yang datang bersama amel. “fanny?” ucap andre balik. “ohh yah sayang, kita ke kantin yuk..” ajak fanny, dan mereka pun pergi meninggalkan amel dan juga lisa. “lis… elo gak papa kan?” Tanya amel. “haaa, enggak kok, kenapa sih? Mereka memang pasangan yang cocok yah?” ucap lisa menahan tangisannya. “ehmm gue sebenarnya sudah tau kok lis, perasaan lo ke andre gimana? Dan perasaan andre ke lo itu gimana?” ucap amel ke lisa. “maksud lo apaan sih mel…” Tanya lisa yang bingung dengan ucapan amel. “benny sudah cerita semuanya ke gue, andre sangat mencintai lo dari kita masih SMA dulu lis, tapi andre takut ungkapin semuanya ke elo. Dan sorry lis, beberapa waktu yang lalu gue tanpa sengaja nemu buku harian lo? Elo masih ingat kan gue balikin buku harian elo tempo hari? Di situ tanpa sengaja gue baca semuanya lis, sorry tapi dari situ gue tau perasaan lo eke andre, tapi elo memang hebat lis, lo bisa tegar di hadapan fanny dan andre demi perasaan fanny, elo memang sahabat yang baik…” Ucap amel, menceritakan semua yang dia ketahui. Lisa tak mampu lagi menahan air matanya, semua dicurahkan di depan amel, dia tak bisa lagi mengucapkan apa apa, aira matanya cukup mewakili perasaannya saat itu. “mungkin ini memang jalannya mel, gue mohon ke elo, jangan lo ceritakan semuanya ke fanny, gue gak mau dia marah lagi ke gue, dan andre, gue akan coba melupakan dia..” ucap lisa, “gue janji lis…” Ucap amel. Hari hari lisa lewati dengan melihat fanny dan andre, perasaan sakitnya tak mampu dia tahan, namun di sisinya selalu ada amel yang memberikan dukungan… “lisa, tunggu…” Panggil andre. “ada apa lagi ndre…?” Tanya lisa. “gue kan sudah bialng, tolong jauhi gue…” Ucap lisa lagi. Dengan refleks andre langsung memeluk lisa, tanpa berucap apa apa lisa menahan tangisnya lagi. “aku mohon lis, kamu jangan siksa aku lagi, kamu orang yang aku sayang, kamu orang yang selama ini aku cintai,” ucap andre dengan tetap memeluk lisa. Lisa menolak pelukan andre, tapi pelukan itu sangat erat, membuat lisa hanya bisa diam dan menangis, dari sisi lain ada fanny di sana, fanny sudah mendengar semua ucapan andre, fanny hanya bisa diam melihat semua itu. “aku mohon ndre, lepasin gue… Dia antara kita sudah ada fanny, gue gak mau fanny sakit hati lagi, fanny sangat mencintai lo ndre, gue mohon lepasin gue…” pintah lisa. Andre pun melepaskan pelukan lisa. Dan fanny tetap berada di sana. “tapi gue gak mencintai fanny, dari awal gue sangat mencintai elo lis… fanny… fanny hanya alasan supaya elo gak menjauhi gue, dia alasan supaya gue bisa terus bersama lo… gue mohon lis, plis… Jangan siksa perasaan gue lagi.. gue juga yakin, kalau elo juga suka sama gue kan…?” ucap andre di hadapan lisa… “PPPrraaaKK” Dengan reflex lisa menampar andre. “lo salah ndre, gue gak pernah suka sama lo, gue gak pernah ada rasa sama lo, dan gue…” ucap lisa dengan perasaan terbalik dengan ucapannya. “tatap mata gue dan bilang, elo gak sayang sama gue, bilang lis, bilang…” ucap andre memegang tangan lisa. “stop ndre, stop. Gue mohon sama lo, pergi dari kehidupan gue…” Ucap lisa lagi. “ok, gue akan pergi gue akan pergi dari hidup lo…” Ucap andre melepaskan tangannya dan pergi dari hadapan lisa. Lisa hanya bisa terjatuh di lantai dan menangis, di sisi lain dia tak ingin membiarkan andre pergi tapi di sisi lain dia tak mau sahabatnya sedih dan sakit hati.. Dari balik lisa, ada fanny juga di sana, yang ikut menagis, tapi tak berani tampil di depan lisa… “sahabat macam apa aku ini? Tak bisa mengerti sahabatnya sendiri… maafin aku lis, maafin aku…” Batin fanny. “aku memang sahabat yang egois, dari awal kamu rela menyembunyikan perasaan kamu demi aku lis, tapi aku? Aku sangat jahat sama kamu…” Ucap fanny lagi dalam hatinnya. Andre! Malam itu juga mengajak fanny buat ketemuan membicarakan hubungan mereka. “fan, gue minta maaf sebelumnya…” ucap andre membuka pembicaraaan. “gue sudah tau semuannya kok ndre, gue yang harusnnya minta maaf, karena gue sudah sangat egois dengan perasaan lo sama lisa. Gue sudah tau semuannya, kemarin gue denger semuanya, apa yang lo dan lisa ributkan. Gue memang bukan sahabat yang baik. Dan gue juga sudah memaksakan perasaan lo ndre…” ucap lisa menjelaskan ke andre.. “jadi elo…?” ucap andre algi. “iya, gue tau tujuan elo? lo mau putusin gue kan malam ini? Ehhh tapi sorry ndre gue patang diputusin cowok, jadi! Malam ini elo yang gue putusin… kita putus ndre…” Ucap fanny dengan tertawa namun masih ada air mata di pipinya.. “hahhaa, elo tuh yah… Hahah” sambung andre dengan ikut tertawa. “kita memang lebih cocok jadi teman, dan terima kasih yah, keinginan gue buat jadi pacar lo sudah terpenuhi, walaupun singkat sih hehehe” ucap fanny karena sudah sangat lega. “iya, maafin gue yah…” Ucap andre memeluk fanny. “sekarang gue ikhlasin lo buat sahabat terbaik gue lisa, gue jaga dia yah, dia cewek yang baik, dan jangan lo sakitin dia…” ucap fanny lagi ke andre. “tapi sayangnya fan, dia sudah gak mau ketemu gue lagi dan besok rencananya gue mau berangkat ke Austalia, gue mau lanjutin study gue di sana saja, gue gak bisa fan, lihat lisa benci sama gue dan membuat dia semakin sakit saja.” Jelas andre. “gue bakalan bantu elo kok” ucap fanny. Dan fanny memutuskan untuk menjadi temannya andre saja, dia sekarang mengerti, cinta tak bisa dipaksakan, cinta andre hanya buat lisa saja, dan cinta lisa hanya buat andre saja. “lisa tunggu…” pangil fanny. “fanny?” ucap amel yang kebetulan ada bersama lisa. “ehhh gue sudah putus sama andre..” ucap fanny. “haa putus, tapi kenapa?” Tanya lisa. “yahh gue putus sama andre karena, karena lo lis…” ucap fanny, dengan pura pura sinis sama lisa, “gue? Tapi gue kan?” ucap lisa dengan mulai merasa bersalah. “iya, elo, lisa gue tau tau kok perasaan lo sebenarnya ke andre gimana?” ucap fanny. “maafin gue ya, gue selama ini, gak bisa jadi sahabat baik lo, gue tau elo sayang banget kan sama andre? Dan andre juga sayang banget sama elo?” jelas fanny. “gue, gue gak suka kok sama andre, hehehee gue kan. Gueeee” ucap lisa dengan sedikit gugup. “hhhmm elo jangan bohong lagi sama gue, dari SMA kan elo emang sudah naksir andre, tapi elo sembunyiin dari gue semuanya, karena elo mau menajaga perasaan gue, gue tau kok semuannya, amel lo juga tau kan?” ucap fanny. “hehehehe, itu gue, tapi lisa mau membuang perasaannya demi lo kok fan…?” sambung amel. “kalian memang sahabat terbaik gue, tapi gue sudah memutuskan kalau gue mau elo lis sama andre harus bisa sama sama. Sekarang gue Tanya sekali lagi sama lo lis lo sayang kan sama andre? Sebelum terlambat lis?” ucap fanny tegas terhadap lisa. “iya gue sayang sama andre, tapi maksud lo terlambat apa?” jawab lisa. Dan bingung dengan ucapan fanny. “jam 11 siang ini andre akan berangkat ke Australia, katanya dia akan melajutkan studynya di sana.” Jelas fanny. “ayoo lis elo kejar dia dan hentikan dia, supaya dia gak pergi dari sini…” ucap fanny. Tanpa berpikir lagi lisa langsung pergi ke bandara. “ayolah ndre lo jangan tingalin gue…” batin lisa dalam taksi. “kok berhenti pak? Kita kan belum sampai?” Tanya lisa yang semakin panik, karena tinggal 10 menit lagi jam 11. “maaf mba taksinya mogok.” Jawab pak supir. “ya Tuhan…” mengeluh lisa, “naik ojek saja mba, itu ada ojek…” saran pak supir. Lisa pun akhirnya naik ojek sampai bandara, tapi sayang sampainya ia di bandara jam sudah menujukan pukul dan dia sudah terlambat… Lisa terus berlari namun dia menyerah dan terjatuh. “andre…” teriak lisa, Lisa tak peduli berapa banyak yang melihatnya saat itu. “aandre jangan pergi, gue mohon…” ucap lisa pelan dan menagis. “gue gak pergi kok,” sambung andre yang ternyata ada di belakang lisa. “andre? Andre… Elooo…?” ucap lisa berdiri melihat andre di belakangnya. “pesawat gue dipending satu jam, dan elo?” ucap andre. “gue… gue… ehhh lo mau ke mana?” ucap lisa yang sudah merasa malu karena tingkahnya yang barusan.. “ehhh kenapa? Elo mau menghentikan gue dan bilang andre jangan tingalin gue yah… pliisss?” ucap andre meniru kelakuan lisa dan membuat lisa salah tingkah. “enga kok, kalau elo mau pergi ya sudah pergi saja sana. Gue mau balik saja…” ucap lisa yang sudah salah tingkah. “tunggu…” Ucap andre memegang tanga lisa. “ape lo serius ingin gue pergi dari hidup lo?” Tanya andre yang mulai serius dengan ucapannya. “aku, aku… sebenarnya gue gak mau lo pergi, dan gue…” ucap lisa terp[utus. Sekejap andre langsung memeluk lisa di tengah banyak orang. “gue tau elo pasti ke sini, ” ucap andre. “gue… Maafin atas ucapan gue waktu itu, gue gak maksud…” ucap lisa balik dalam pelukan andre. “gue tau itu tidak dalam hati lo,” sambung andre meleaps pelukannya. “lisa, gue sayang sama lo, dan gue mencintai lo…” Ucap andre di depan lisa. “gue juga sayang sama lo ndre, gue juga cinta sama lo.” balas lisa, “apa lo beneran akan pergi? Dan…” “gue gak akan ninggalin lo, gue akan tetap di sini buat lo…” jelas andre. Andre langsung memeluk lisa lagi, dan dari arah lain fanny, amel benny dan tommy datang. “ehhh jadi sudah resmi nih…” goda fanny… “fanny…? Kalian?” ucap lisa. “gue sudah bialng sama andre tadi elo akan ke sini nyusul dia, dan pesawat andre itu sudah berangkat dari tadi, dia membatalkan kepergiannya demi elo lis.” Ucap fanny menjelaskan. “Jadi kamu bohongin aku yah…” ucap lisa ke andre. “ehhh heehehe” andre hanya bisa tertawa melihat tingkah lisa. “andre sayang banget sama lo lis, gak mungkin lah andre nyerah gitu aja buat dapatin lo? Dan kalian memang pasangan yang serasi kok…” ucap fanny lagi. “dan ehhhmm jadi, elo single dong fan…?” ucap tommy mendadak. “fan elo mau gak jadi pacar gue?” ucap tommy menembak fanny. “haaaaaa gue.. gue…” ucap fanny gugup “Sudah terima aja fan…” Sambung amel.. “iya aku mau…” Ucap fanny. Cerpen Karangan Merry Adc Blog / Facebook Merry Rapar / Maria Merry Rapar Cerpen Antara Sahabat Dan Cinta Part 2 merupakan cerita pendek karangan Merry Adc, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Sahabat Atau Musuh Oleh Sri Ambar Terasa hariku tak pernah dipenuhi dengan namanya kasih sayang yang tulus. Mereka hanya memanfaatkan apa yang aku miliki. Aku tau dan aku pun sangat mengertikan hal itu. Tak ada Karena Kita Adalah Sahabat Oleh Sellanisa Salsabilla Namaku Ragatha abraham. Remaja perempuan kelas 3 SMP di salah satu sekolah negeri yang ada di Jakarta. Kata teman-temanku aku mempunyai sifat seperti laki-laki, pemberani, jahil, namun emosian. Aku Bertahan Hidup Oleh Anggi Ahmad Fauzi Berpetualang memang menyenangkan, tapi sepertinya petualangan yang berbau kematian, sebaiknya dijauhkan saja, seperti cerita berikut ini. Cerita ini berkisahkan tentang 3 orang anak remaja yang tak sengaja memasuki hutan Good Day Oleh Bila Langit begitu mendung hari ini, beberapa orang mungkin akan memilih tetap berada di rumahnya. Tapi tidak dengan seorang gadis cantik yang sedang berlari di pinggir jalan itu, di tangannya Keep Friends Oleh Windi Disebuah sekolah yang cukup megah, tepatnya Seoul Internasional High School. Terlihat Dua orang dengan senyum yang terpampang di wajahnya memasuki gerbang sekolah tersebut, sesekali keduanya tertawa dengan riangnya ditengah “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?" Cerpen'Aku Cinta Sahabatku' apa lagi kalau bukan jatuh cinta. Jatuh cinta udah ngebuat aku kaya orang bego. Tiap kali aku makan, wajah dia tuh selalu muncul, ngebayang-bayangin tiap langkah aku ke sekolah, dia tuh bagaikan bintang untukku, slalu nemenin tokoh 'aku' dalam mimpi aku. dan setelah kusadari, ternyata aku terjatuh dari Cerpen Karangan Ananda Naftalia SaputraKategori Cerpen Pengalaman Pribadi, Cerpen Persahabatan Lolos moderasi pada 9 June 2017 Masa remaja adalah masa-masa yang menyenangkan bagi kita semua, masa itu tersimpan banyak kenangan-kenangan manis kita kepada pacar ataupun sahabat. Tetapi, dalam remaja seringkali merasakan kenangan-kenangan manis yang dilalui dengan pacar, apa sih sebenarnya pacar itu? Menurut aku nih pacar adalah seseorang yang memberikan kita pengertian tentang cinta dan kasih sayang, tapi sejujurnya tidak cuma pacar saja loh yang memberikan cinta dan kasih sayang. Contohnya kisah pengalaman pribadi diriku sendiri, aku mendapatkan cinta dan kasih sayang itu dari sahabat-sahabat terdekatku sampai sekarang. Menurut aku cinta dan kasih sayang dari sahabat itu lebih tulus daripada cinta dan kasih sayang yang diberikan pacar. Aku punya dua sahabat sewaktu aku masih duduk di bangku SMA namanya Fitri dan Widiya, mereka berdua adalah sahabat terbaikku sejak SMA sampai sekarang. Mereka setia menemaniku dalam keadaan suka maupun duka, aku pernah sih punya pacar tapi seseorang yang lebih setia menemaniku sampai sekarang ya kedua sahabatku itu. Si Fitri dia adalah sahabat terbaik yang aku temui, dia bertubuh kurus dan tinggi, kulitnya hitam manis, dan dia memiliki sifat yang dewasa, Fitri ini sering sekali memberikanku nasihat-nasihat tentang “jangan pacaran” dan dia sering kali memberikanku semangat untuk menjalani perkuliahan. Tidak lupa sahabatku yang satunya yaitu si Widiya, dia sahabat yang selalu sabar dengan segala sifatku yang labil, ciri-ciri dari Widiya ini orangnya pendiam, tinggi, dan seringkali dia ngejahilin aku. Tetapi mereka berdua tetap sahabat terbaikku, dan aku yakin cinta sayang yang mereka kasih lebih tulus dari pacarku. Pernah suatu hari kita sering banget bercandaan bertiga antara aku, Fitri dan Widiya, mereka sering banget ngejahilin aku, kejahilan mereka buat hanya semata-mata ingin membuatku tersenyum, uluh-uluh so sweet banget ya mereka berdua, hehe. Saat aku lagi kesepian dan sering sekali bikin grup chat di bbm untuk percakapan kita bertiga. Begini chatingan kita bertiga. Aku “haloo para fans ananda, apa kabar kalian semua?” sambil tertawa Fitri “huuu fans apaan nan, ini kenapa dibuat grup bbm?” Widiya “kabare apik nan, tapi aku bukan fansmu ya” Aku “hahaha ya tidak apalah aku bikin grup bbm biar kita gak susah chatingan satu persatu” aku tertawa terbahak-bahak Fitri dan Widiya hanya membaca chatinganku saja Terkadang kita bertiga seringkali melakukan percakapan yang tidak jelas, tetapi semua itu hanya untuk bercandaan dan tertawa bersama. Kami bertiga sudah bersahabat kurang lebih lima tahun, dan kami tidak sungkan untuk terbuka satu sama lain. Jika salah satu dari kami memiliki masalah, maka mereka berdua siap untuk membantu. Sahabat yang sejati adalah sahabat yang mau menolong satu sama lain, sahabat yang mau membagi suka dan duka, dan sahabat sejati tidak akan mungkin mengkhianati. Dan cinta tulus yang diberikan oleh sahabat tidak akan palsu, dan sahabat tidak akan meninggalkan kita disaat kita sedang bersedih, mereka pasti akan menghibur diri kita agar kita kembali tersenyum Cerpen Karangan Ananda Naftalia Saputra Facebook Ananda Naftalia Saputra Cerpen Perbedaan Cinta Tulus Antara Sahabat dan Pacar merupakan cerita pendek karangan Ananda Naftalia Saputra, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Kyln di Langit New York Oleh Ymir Kyln bukanlah seseorang yang begitu mencolok akan tetapi diriku mengikuti club atau ekskul Model United Nation MUN. Intinya merupakan grup perdebatan dan anggotanya akan bermain merepresentasikan sebuah negara. Ku Mengikuti Festival Oleh Lentera Langit Jingga Pada hari itu, sekitar bulan oktober 2016, aku diajak oleh mars kabaret subang untuk mengikuti festival di karawang se-3 provinsi jabar, dki, banten aku terpilih bersama teman temanku mewakili Girls Under Twilight Oleh Nafidzah Salsabila Firdausi Kupandangi lagi sosok di atas kursi roda itu. Kulangkahkan kakiku mendekatinya. Bertanya siapa namanya. Dia menjawab, “Elise”. Ingatanku jatuh ke masa lalu. Aku berlari penuh semangat. Tak sabar menceritakan Smarthree Oleh Axscores Devness Compny Assa dan Putri sudah dari kelas tiga akrab, bersahabat. Mereka cerdas, selalu disayangi guru dan teman-teman lainnya. Mereka selalu mengajari satu sama lain. Saat kelas lima, Assa bertemu degan Sahabat Sejati Oleh Asiah. Q. A Reyna, Olivia, Rey, dan Alen adalah sahabat sejati. Tapi belakangan ini Reyna dan Oliv lagi marahan, ada yang ingin persahabatan mereka hancur. Yaitu si Kiran. Kiran anak orang kaya, “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"
ANTARACINTA dan SAHABAT ANTARA CINTA dan SAHABAT Oleh : Eka Octav Hidup akan indah bila kita masih memiliki seseorang yang kita sayangi, seperti via, via masih memiliki orang tua yang sayang dengannya dan saudara laki-lakinya yang sangat menggemaskan yang masih kelas 4 SD. Cerpen Cinta dan Persahabatan: Dari Sebuah Diary Hati Your
8 menitKamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan cerita pendek atau cerpen tentang pertemanan. Namun, apakah kamu masih bingung saat membuatnya? Untuk membantumu, simak contoh cerpen persahabatan atau cerpen tentang persahabatan di sini, yuk! Cerita pendek merupakan salah satu karya sastra berbentuk prosa yang berisi kisah-kisah fiktif. Sesuai namanya, cerita pendek biasanya tidak terlalu panjang, yakni terdiri kurang dari kata. Karena ceritanya tidak panjang, cerpen umumnya menceritakan tentang satu kejadian saja. Cerpen tentang persahabatan sendiri merupakan salah satu tema yang populer di kalangan para remaja. Ceritanya sering kali mengisahkan mengenai pertemanan antara anak-anak muda saat sekolah. Jika kamu sedang bingung bagaimana membuat cerita ini, beberapa contoh cerpen singkat bertema persahabatan berikut dapat menjadi inspirasi. 11 Contoh Cerpen Persahabatan Beserta Strukturnya Berikut adalah beberapa contoh cerpen tentang persahabatan atau cerpen singkat persahabatan yang bisa kamu jadikan inspirasi 1. Cerpen Persahabatan di Sekolah Di bawah ini adalah cerita cerpen tentang persahabatan atau contoh cerpen persahabatan singkat yang bisa kamu jadikan inspirasi sumber cerpen tema persahabatan dan contoh cerpen singkat persahabatan di sekolah scribd com 2. Cerpen tentang Seorang Teman yang Meninggal Berikut adalah cerpen tentang persahabatan singkat dengan tema seorang teman yang meninggal. Sore Hari di Pantai Kuta Namaku Malika Nattaya. Orang asli Bali. Sekarang aku sedang di Pantai Kuta. Menikmati angin sore. Sore ini sangat cerah. Aku menulis sesuatu di pasir menggunakan kayu. Malika dan Erin’ itu yang kutulis. Erin adalah sahabatku. Nama lengkapnya adalah Erina Matthew. Sekarang dia sudah menemui sang kuasa. Aku teringat kejadian itu. Mataku mengalir. “Malika!!!” Erin berteriak saat aku sedang menangis di pantai ini. Aku tidak menghiraukannya. “Hey! Kenapa kau menangis?” tanyanya. “Baju ibu hanyut di laut” kataku. Aku takut dimarahi ibu. “Akan aku ambilkan!” Erin melepas bajunya. Dengan leging dan kaus ia berenang ke laut, padahal waktu itu sudah hampir malam. Aku terus menunggu dengan cemas. Sampai seorang nelayan datang menghampiriku. “Adek ngapain malam-malam di sini?” tanyanya. “Bapak akan melaut? Tolong carikan teman saya, dia dari sore belum kembali” aku dengan gelisah menjelaskan. Bapak itu mengangguk. Aku disuruh menunggu di rumahnya. Esok pagi bapak itu kembali dengan Erin. Aku sangat senang. Tapi raut wajah bapak itu tidak senang. “Maaf dek, teman adek sudah ditemukan mengambang di air. Dan dia sudah pergi” bapak itu berkata dengan wajah tertunduk. Aku tak percaya akan hal ini. Sahabatku pergi karena aku! Aku menyesali perbuatanku untuk tidak melarangnya. Aku menangis sejadi-jadinya saat itu. Kini pantai ini adalah saksi bisu persahabatan kami, dan untuk pengorbanan Erin. Semoga kau tenang di sana Erin! Selamat Jalan, Erin! 3. Cerpen tentang Persahabatan Sejak Kecil Di bawah ini cerpen tema persahabatan atau cerpen sahabat yang bisa dijadikan inspirasi sumber contoh cerpen persahabatan 4. Cerpen Persahabatan Panjang Berikut ini adalah cerita persahabatan atau cerita pendek persahabatan panjang yang bisa dijadikan referensi Salah satu hal yang bisa membuat seseorang lupa akan segalanya yaitu Cinta. Cinta membuat kita rela berkorban apa pun yang kita miliki. Untuk wanita, menurutku lebih baik mencintai daripada dicintai. Jangan berharap seseorang yang belum tentu mencintai kita, tetapi terima orang yang mencintai kita apa adanya. Karena mencintai tanpa dicintai seperti olahraga dengan jangka waktu lama tetapi tidak membuat kurus. Karena itu belajarlah mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain. Itu sedikit basa-basi dariku. Aku Amel, siswa kelas XI. Dulu aku selalu menolak dan mengabaikan orang-orang yang menyatakan cintanya kepadaku. Namun sekarang justru aku yang selalu diabadikan oleh orang yang aku cintai. Aku suka dengan teman sekelasku, namanya Ferdin, dia merupakan sahabat dekatku sejak lama. Awal diriku suka dengannya berawal saat aku kenalan dengannya dan berteman cukup akrab dan lama-lama dekat, sehingga sekarang diriku jatuh cinta. Oh iya, aku punya teman bernama Afni, dia temanku sejak SMP. Sementara Aku, Afni, dan Ferdin sudah berteman dekat sejak masuk SMA. Suatu waktu aku melihat Afni dan Ferdin bercanda bersama dan mereka terlihat akrab seperti orang pacaran. Jujur, aku pun cemburu melihatnya tetapi aku masih menyembunyikan kecemburuan itu di depan Afni. Namun lama-lama rasa yang terpendam ini ingin dikeluarkan, akhirnya aku memutuskan untuk cerita ke Afni tentang perasaanku ke Ferdin. “Af, aku mau ngomong sesuatu, nih, tapi jangan ngomong ke siapa-siapa ya” “Kamu mau ngomong apa mel?” tanya Afni. “Jujur aku suka dengan Ferdin sejak lama, dan aku cemburu saat kamu dekat sama Ferdin!” Jawabku. “Kamu suka sama Ferdin? Serius mel?” tanya Afni. “Iya, tapi kamu jangan bilang ke Ferdin ya,” ucapku. “Iya, maaf sebelumnya kalau aku udah bikin kamu cemburu,” jawab Afni. “Oke” Jawabku. Semakin lama aku semakin dekat dengan Ferdin, tetapi aku perhatikan bahwa Ferdin tidak akan pernah jatuh cinta denganku. Walau seperti itu, aku tetap berjuang sepenuh hati. Dan ternyata Afni juga suka dengan Ferdin. Aku mengetahui kalau Afni suka dengan Ferdin ketika aku membaca buku diary Afni. Di sana tertulis curhatan Afni tentang perasaannya ke Ferdin. Aku pun merasa kecewa setelah membaca buku diari tersebut, karena sahabat baikku ternyata suka dengan cowok yang sama denganku. Namun aku berpikir, rasa suka itu berhak untuk siapa pun. Saat di taman sekolah, aku melihat Afni dan Ferdin sedang mengobrol. Mereka terlihat lebih serius daripada biasanya, aku pun penasaran dan menguping percakapan mereka dibalik pohon. “Afni, aku suka sama kamu, kamu mau enggak jadi pacarku?” Tanya Ferdin. Afni kaget sekaligus bingung mendengar pertanyaan itu. Namun pada akhirnya Afni menerima tawaran itu dan mulai menjadi pacar Ferdin tanpa memikirkan perasaanku, sahabatnya sendiri. “Iya aku mau” Jawab Afni. Aku yang mendengarkan jawaban Afni langsung kaget dan keluar dari balik pohon, karena aku tak menyangka sahabatku akan tega melakukan hal itu. “Af, kamu pacaran sama Ferdin? Selamat ya kamu udah bikin aku sakit hati” Afni dan Ferdin kaget karena aku keluar dari balik pohon secara tiba-tiba dan langsung berkata seperti itu. “Maafin aku mel, tapi aku jujur cinta banget sama Ferdin” Jawab Afni. “Yaudahlah”, aku pergi meninggalkan Afni dan Ferdin. Aku pergi dengan perasaan campur aduk tidak karuan dan masih berpikir mengapa sahabatnya sendiri tega melakukan hal itu. Padahal Afni tahu kalau diriku sudah lama mengejar Ferdin. Maka persahabatanku dengan mereka berdua hancur karena cinta. Di sini aku memberi amanat bahwa utamakanlah sahabatmu daripada pacarmu, karena orang yang selalu hadir di saat kamu senang dan susah itu sahabat. 5. Contoh Cerpen tentang Teman Dekat Berikut adalah cerpen singkat persahabatan atau cerpen tema persahabatan. sumber cerpen tentang persahabatan atau contoh cerpen tentang persahabatan 6. Cerpen Persahabatan Singkat Simak cerpen tentang sahabat atau cerpen persahabatan singkat yang bermakna berikut ini Aku Virda, aku beruntung mempunyai sahabat yang selalu ada untukku, kami melewati suka duka bersama. Suatu ketika aku dan sahabatku bertengkar karena masalah yang kuanggap sepele, semua itu baru kusadari bahwa sahabatku sangat penting bagiku. Suatu hari aku pergi ke mal bersama sahabatku, aku menyuruhnya membawa belanjaanku, dan ternyata belanjaanku yang dibawanya tertinggal. Saat itu juga aku marahi dia dengan perkataan yang kasar karena keegoisanku. “Vir, tolong pegang belajaan ku ini ya, soalnya berat banget,” kataku. “Iya sini aku bantu bawa belanjaannya, takut kamu keberatan,” katanya. “Siap, kamu memang sahabatku yang paling pengertian,” jawabku. “Haha iyalah sesama sahabat memang seharusnya saling membantu” jawabnya sambil tersenyum. Sembari berpelukan. “Kamu lapar enggak?” tanyanya. “Lapar si, mulai keruyukan nih perut,” jawabku. “Makan yuk! sekarang aku yang traktir, aku juga lapar” sambil menatapku dengan lemas. “Hmm, ya sudah ayoo” jawabku. Lalu sampailah kami di warung seberang mal. “Kamu mau pesan apa vir?” tanyanya. “Aku ngikut kamu deh,” jawabku. “Hmm, oke deh,” jawabnya. Beberapa menit kemudian kami selesai makan dan mulai berkendara untuk pulang. “Eh.. kayaknya ada yang ketinggalan deh, tapi apa ya?” tanyanya dengan muka yang heran. “Hmm, apa ya?” aku membantu berpikir. “Oh iya belanjaanku mana?” celetukku. “Ya ampun.. oh iya aku lupa, ketinggalan di warung tempat kita makan tadi,” jawabnya dengan rasa bersalah “Apa? Ketinggalan? Yang bener aja, kita kan udah jauh dari warung tempat kita makan tadi,” jawabku dengan kesal. “Duh, maaf banget ya vir, aku benar-benar lupa,” jawabnya dengan berkeringat. “Apa? minta maaf? kamu pikir dengan minta maaf bisa membuat barangku kembali dan masalah selesai? Enggak kan? Seenaknya aja kamu minta maaf,” jawabku dengan kesal, lalu tanpa basa basi aku pergi meninggalkannya. Keesokan hari, dia datang membawa belanjaanku dan meminta maaf karena kejadian kemarin, tetapi aku tetap menghiraukan nya. Maka setelah beberapa lama lama, aku sadar bahwa hal yang aku lakukan adalah sebuah kesalahan, dan aku tersadar betapa egoisnya diriku. Aku pun meminta maaf. 7. Cerpen Persahabatan Bahasa Inggris Berikut adalah cerita tentang persahabatan atau cerita cerpen persahabatan dalam bahasa inggris yang bisa kamu tiru A Hare was very popular with the other animals in the jungle who all claimed to be her friends. One day she heard the hounds approaching her and hoped to escape them by the aid of her Friends. So, she went to the horse, and asked him to carry her away from the hounds on his back. But he declined, stating that he had important work to do for his master. “He felt sure,” he said, “that all her other friends would come to her assistance.” She then applied to the bull, and hoped that he would repel the hounds with his horns. The bull replied “I am very sorry, but I have an appointment with a lady; but I feel sure that our friend the goat will do what you want.” The goat, however, feared that his back might do her some harm if he took her upon it. The ram, he felt sure, was the proper friend to ask for help. So she went to the ram and told him the case. The ram replied “Another time, my dear friend. I do not like to interfere on the present occasion, as hounds have been known to eat sheep as well as hares.” The Hare then applied, as a last hope, to the calf, who regretted that he was unable to help her, as he did not like to take the responsibility upon himself, as so many older persons than himself had declined the task. By this time the hounds were quite near, and the Hare took to her heels and luckily escaped. 8. Cerpen Persahabatan Sejati SMP Berikut adalah ide untuk membuat cerpen tentang persahabatan sejati atau contoh cerpen tema persahabatan Sumber cerpen persahabatan sejati smp / cerpen sahabat sejati 9. Contoh Cerpen Persahabatan Singkat Dibawah ini adalah contoh cerpen persahabatan singkat atau cerita tentang sahabat sejati yang bisa dijadikan referensi Sumber contoh cerpen persahabatan singkat / buatlah cerpen tentang persahabatan 10. Contoh Cerpen Persahabatan Singkat Berikut adalah contoh cerpen persahabatan singkat atau contoh cerpen sahabat yang bisa diikuti Cerpen persahabatan atau cerpen sahabat terbaik 11. Cerpen Remaja Persahabatan Tersedia cerita sahabat khusus remaja yang enak untuk dibaca, yuk simak di bawah ini Hai namaku Michael Alyesha. Aku masih duduk di bangku kelas tiga SD. Aku mempunyai seorang sahabat ia bernama Chika jessi, namun aku seiring memanggilnya dengan sebutan chika. Hari-hariku selalu penuh dengan canda dan tawa bersamanya. Hari kamis pun tiba saatnya aku sekolah dengan giat. Michael pun segera bangun dari tempat tidurnya. “Umm.. pagi yang sangat cerah” kata Michael “Michael ayo bangun ini sudah jam kamu bangun terlambat lagi?” ujar sang mamah. “Oke mah” ujar Michael dengan santai. Michael pun segera membereskan tempat tidurnya dan segera mandi. Setelah itu Michael dihampiri oleh salah seorang sahabatnya yang bernama Chika. “Michael cepat kamu sudah ditunggu chika didepan” ujar sang mamah dengan agak marah, karena Michael bangun terlambat lagi. Michael dan chika pun tiba sampai sekolah. Bell sekolah pun sudah berbunyi. Kami berdua pun duduk, untuk mengikuti pelajaran. Tiba-tiba ada seoarang cewek yang masuk keruang kelas kami. “Oh iya anak-anak kita kedatangan tamu dari panitia lomba membuat cerpen. Anak-anak bu guru mau menyampaikan sebuah pengumuman” kata bu guru. “Iya bu…” seru murid-muridnya. “Ini ada lomba membuat cerpen tingkat kota yang diselenggarakan pada hari minggu 02 april 2013, tempatnya di SMP 2 JAKARTA jika ada yang mau ikut lomba ini, segera mendafatarkan diri ke kak Nita itu panitia lomba membuat cerpen” kata bu guru. Michael sangat antusias untuk mengikuti lomba itu. “Kak aku mau ikutan lomba membuat cerpen” ujar Michael dengan semangat. “Baik… nama adek siapa, kelas berapa dan umurnya berapa?” kata kak Nita dengan suara yang sangat lembut. “Namaku Michael Alyesha, aku kelas tiga SD, umurku 9 tahun kak, oh iya kak berarti lombanya tinggal 2 hari lagi ya?” kata Michael. “Iya dek, lombanya tinggal 2 hari lagi” jawab kakak Nita. “Apakah ada yang mau ikut lagi, selain Michael?” tanya bu guru. “Tidak ada bu…” seru para murid, bell pulang sekolah pun telah berbunyi. Saat di perjalanan mau pulang chika bertanya kepada Michael. “Michael kamu benar mau ikut lomba membuat cerpen?” Tanya chika “Iya aku mau ikut lomba membuat cerpen, emang kenapa chik?” jawab Chika. “Iya tidak papa sih… oke deh nanti waktu kamu lomba aku pasti bakal datang deh. Buat nyemangatin kamu hehe…” kata Chika. “Makasih ya chika. Kamu memang sahabat aku yang paling oke deh” ujar Michael. Keesokan harinya. aku dan chika main sore disebuah taman. “Chika aku udah buat cerpen nih… judulnya SAHABAT SELAMANYA, tapi bagus nggak ya chik?” tanya Michael dengan wajah pesimis. “Coba aku lihat ceritanya… tapi dari judulnya si udah bagus. kayaknya isinya juga bagus deh” kata Chika Setelah chika membaca cerpen yang dibuat oleh Michael. “Wahh… Michael kamu hebat, kamu bisa buat cerpen sebagus ini” ujar Chika. “Makasih atas pujiannya chik. Tapi apa benar chik cerpen buatanku bagus?” tanya Chika dengan wajah heran melihat chika yang senang saat membaca cerpennya. “Iya benar masa aku bohong sama kamu hehe…” ujar Chika. “Hufftt… besok lomba membuat cerpennya lagi. Aku kok jadi takut gini ya Chik” ujar Michael. “Nggak usah takut, kamu harus tetap semangat jangan putus asa oke… besokkan ada aku dan keluargamu datang kesana buat nyemangatin kamu… oke” ujar Chika kepada Michael. “Oke deh… makasih ya chik, kamu udah nyemangatin aku” kata Michael. “Iya sama-sama Michael” kata chikaKeesokan harinya, perlombaan pun hampir dimulai. “Heyy… Michael semangat ya!!! Semoga kamu menjadi juara oke” kata Chika. “oke Chik… doa’in aja biar aku jadi juara ya” kata Michael. “Eh tuh… lombanya udah mau dimulai kesana gih. Semangat ya Michael Alyesha !!!” ujar Chika. “Ya udah aku kesana dulu ya mah, papah, chika” ujar Michael. “Semangat!!!” seru mamah, papah Michael dan chika sahabatnya dan perlombaan pun telah selesai. Saatnya para juri mengumumkan siapa pemenang dari perlombaan membuat cerpen. “Inilah saat-saat yang kita tunggu yaitu mengumumkan siapa pemenang dari perlombaan ini” kata juri. “Dan pemenang juara pertama adalah… Michael Alyesha… cerpen yang berjudul SAHABAT SELAMANYA” ujar sang juri dengan suara yang seru. “Horee… aku menang” ujar Michael dengan semangat. “Michael kamu hebat, selamat ya sahabatku…” ujar Chika. “Makasih ya chika… makasih juga atas dukunganmu selama ini. Kamu emang sahabat aku yang paling setia hehehe…” kata Michael. “Iya sama-sama Michael. Oh iya walupun kamu sudah menjadi juara, kamu tidak boleh sombong ya hehe…” kata Chika. “Pasti chik, aku akan selalu tetap menjadi Michael yang selalu ceria dan tidak pernah sombong hehe…” kata Michael kepada Chika. “Oh iya buat mamah sama papahku, aku juga mau berterimakasih kepada kalian. tanpa adanya kalian disini aku tidak bisa sehebat ini. Terima kasih ya mah, pah,” ujar Michael kepada mamah papahnya. **Sumber contoh cerpen pertemanan remaja *** Itulah beberapa contoh cerpen persahabatan panjang dan pendek sebagai inspirasi. Bagaimana cerpen singkat tentang persahabatan atau cerita pendek tentang persahabatan yang tersedia? Menarik bukan? Simak informasi menarik lainnya di Berita Follow dan cek Google News Berita Indonesia untuk mendapatkan kabar properti terbaru. Temukan beragam pilihan rumah hanya di yang pastinya bikin jual beli properti jadi segampangitu.Cerpenpersahabatan sama halnya dengan jenis-jenis cerpen yang lainnya, hanya saja tema yang dibahas berkaitan dengan kisah persahabatan. Cerpen sendiri merupakan cerita pendek yang membahas sebuah cerita dengan konflik yang sederhana dan juga ringkas. Biasanya konflik yang dipaparkan tidak memiliki penyelesaian yang rumit sehingga tidak membutuhkan penceritaan yang panjang. Antara Sahabat dan CintaAku memiliki sahabat mereka adalah riza, muna, dan dewi. Pada suatu hari kami didalam kelas setelah bel jam pergantian pelajaran berbunyi kami ngobrol sementara, dewi dan muna selalu ngomongin cowok sampai-sampai riza jengkel denga mereka taulah sifat riza ia tak suka mikirin pacaran apa lagi cowok, diantara kami berempat yang masih lajang aku dan riza,dan muna, dewi sudah punya pacar dan sudah beberapa kali ia putus jadian dengan cowok yang berbeda.mun tau gak cowok gue itu ganteng banget! kata dewikalau gue biar pu n kurang ganteng tapi kaya lho!sahut munahello jadi kita gak dianggap nih"!tanya rizaaku hanya diam sajaemang kenapa sih riz", coment aja, bilang aja elo sirik!kata munaoh ya", dew, pacar elo itu yang keberapa"!rindir rizaapa elo bilang"!kata dewitiba-tiba guru masuk selamat siang!kata gurukami pun bubar dan menun da percakapan kejadian itu hubunga kami semakin buyar, biasanya kami menyantap makan siang bersama kini hanya kita aku dan riza, sedangkan muna dan dewi makan siang dengan cowok merekariz kelihatanya jarak kita semakin jauh!katakubiarkan saja mereka, ir makasih ya elo masih mau denganku!katanya sambil matanya berkacaaku pun memeluknyahingga pada suatu hari muna diduakan oleh cowoknya, dan dia minta tolong kamiplizz, bantu gue ya!kata muna CerpenCinta Terbaru dan Teranyar 2015 - Silahkan Baca Selengkapnya Artikel Berjudul Cerpen Cinta Terbaru dan Teranyar 2015 dan Semoga bermanfaat saya pribadi juga sedikit terharu sesudah baca cerpen yang berisikan kata mutiara cinta. bila sahabat penasaran dapat cerpen cinta ini.. Cerpen Cinta Terbaru dan Teranyar 2015: CERPEN CINTA
Bagi teman-temanyang menyukai cerpen persahabatan cinta SMA, cerpen berjudul “Antara Cinta dan Persahabatan” ini bisa teman baca. Cerpen ini mengisahkan tentang persahabatan yang kemudian hadir rasa cinta didalamnya. Ingin tau kelanjutannya? Ayo simak ceritanya! Cinta merupakan sebuah rasa yang tidak bisa dicegah kehadirannya. Cinta juga bisa merusak sebuah hubungan yang telah dibangun, seperti persahabatan misalnya. Namun, kisah Rhea dan kedua sahabatnya itu tampaknya berbeda. Rhea mempunyai dua orang sahabat yang dekat dengannya sejak masuk SMA, namanya Nissa dan Lio. Seperti persahabatan perempuan dan laki-laki lainnya, Lio juga menyimpan rasa kepada Rhea. Namun, Rhea tidak menanggapinya karena tidak ingin persahabatannya rusak. Selain itu, Rhea juga telah menyukai orang lain, ya Danu yang merupakan siswa baru dikelas mereka. Rhea begitu mengagumi Danu yang telah menolongnya bangun saat ia terjatuh. Sementara itu, Nissa sahabatnya malah menceramahi Rhea, dan mengatakan jika Rhea manja. Karena hal itu, mereka berdua terlibat dalam pertengkaran ringan yang akhirnya dilerai oleh Lio. Ketika Danu berdiri di depan kelas untuk menjelaskan tugas guru yang tadi diberikan kepadanya, Danu tersenyum ke arah bangku Rhea. Rhea yang sejak awal memperhatikan Danu menjadi kegirangan. Namun, ia merasa aneh dengan Nissa, sahabat sekaligus teman sebangkunya yang sama-sama melempar senyum. Segera saja Rhea menyadari jika senyum Danu tadi ditujukan kepada Nissa, bukan kepadanya. Sejak ada Danu, Nissa yang dari dulu suka membawa bekal, sekarang memilih pergi ke kantin bersama Rhea, Lio, dan tentunya Danu. Mereka berempat juga sering terlihat bersama-sama. Saat itu, waktu sepulang sekolah, moodRhea terlihat kurang bagus. Bahkan, Rhea mengabaikan ajakan Lio untuk pulang bersama, padahal Lio telah berusaha keras untuk membujuk Rhea. Melihat hal itu, Nissa pun menghampiri Rhea yang masih berdebat dengan Lio. “Rhe? Kenapa nggak pulang bareng Lio aja? Rumah kalian kan cukup dekat?” Rhea melengos, “Males. Lio suka gombal terus.” Nissa tertawa mendengar gerutuan Rhea. Sementara Lio, malah cengengesan sambil mengacak rambut Rhea. “Apa sih yo!” “Nissa!!” Itu suara Danu yang kini tengah berlari dari ujung koridor sekolah untuk menghampiri Nissa. Nissa pun menoleh dengan pandangan penuh tanya. “Ada apa Dan?” “Ayo pulang bareng Aku.” Sontak saja Nissa mengangguk menyetujui ajakan Danu. Sementara itu, Rhea semakin merasa kesal kenapa Danu bersikap berbeda kepada Nissa. Minggu pagi itu, Nissa mengajak Rhea dan Lio untuk menonton bersama untuk merayakan persahabatan mereka katanya. Awalnya mereka bertiga janjian buat naik mobil. Tapi,tiba-tiba Nissa memberi tahu Rhea jika Danu ikut bersama mereka, dan mereka tidak jadi menggunakan mobil. Dengan terpaksa, Rhea menyetujui pesan Nissa yang mana mengharuskan Rhea untuk dibonceng Lio. Sedangkan Nissa sendiri tentunya bersama Danu. Sepulang dari menonton film, Rhea menjadi kurang bersemangat hingga membuat Lio merasa heran. “Kamu kenapa sih Rhe? Kok kayaknya nggak semangat gitu?” “Aku gapapa kok Yo, cuma kurang enak badan aja.” Lio mengulas senyum cerahnya, “Ya udah, sana gih istirahat.” Ketika Rhea sedang asyik bergelung dalam selimut, tiba-tiba Nissa menelpon Rhea. Nissa memberi tau Rhea, jika Danu tadi meminta Nissa untuk jadi pacarnya. Sontak saja Rhea mematikan panggilan dan menangis tersedu-sedu. Hingga pada malamnya, Nissa datang bersama Lio dan menanyakan perihal Rhea yang tidak bisa dihubungi setelah memutuskan panggilan tadi. “Apa ini gara-gara Aku jadian sama Danu, Rhe?” Rhea hanya diam saja. “Kalau kamu nggak setuju Aku jadian sama Danu, Aku akan putus sama dia Rhe. Aku nggak mau persahabatan kita rusak.” Rhea menggeleng sambil menangis, “Jangan Sa, Aku nggak mau jadi sahabat yang jahat. Aku lebih milih persahabatan kita daripada Danu.” Nissa tersenyum dan memeluk Rhea erat. Sementara itu, Lio menepuk-nepuk kepala Rhea pelan merasa bangga. Sungguh cerpen persahabatan cinta SMA yang sangat mendramalisir ya! Sahabat sejati itu sulit ditemukan, bahkan cinta tidak bisa mematahkan persahabatan yang telah dijalin lama. Ide cerita Originally posted 2019-09-06 125917.Adacontoh cerpen persahabatan, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari yang ditulis dari pengalaman pribadi. Beberapa contoh cerpen di antaranya sedikit panjang tetapi masih memenuhi kriteria sebagai cerpen. Silakan disimak. "Benih cinta yang tumbuh di antara kalian terlampau indah. Sebab itulah, dimulai dari sekarang, kehendak-Ku akan
Tahukah kalian apa yang dimaksud dengan cerpen ? Mungkin ketika kita duduk di bangku sekolah kita sering mendengar kata cerpen. Cerpen atau biasa yang disebut dengan cerita pendek ini merupakan suatu bentuk prosa naratif dengan namanya, cerpen cenderung lebih singkat, padat, dan langsung pada tujuannya dibandingkan dengan karya-karya fiksi yang lainnya. Kita akan mengulas tentang cerpen lebih detail lagi. Mulai dari pengertian cerpen, ciri-ciri cerpen, dan unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik cerpen. Untuk struktur cerpen karena karena pembahasannya cukup panjang tidak kita bahas di sini. Selain itu kita akan memberikan beberapa referensi kumpulan contoh cerpen. Berikut ini penjelasan lebih lengkapnya. Pengertian Cerpen Contoh Cerpen Cinta / Contoh Cerpen Persahabatan Cerpen adalah salah satu jenis karya sastra yang menjelaskan suatu kisah atau cerita tentang manusia beserta seluk beluknya melalui tulisan pendek atau singkat. Pengertian cerpen yang lainnya adalah sebuah karangan fiktif yang berisi tentang kehidupan seseorang ataupun kehidupan yang akan diceritakan secara singkat yang berfokus pada seorang tokoh saja. Cerita pendek biasanya memiliki kata yang jumlahnya kurang dari kata atau kurang dari 10 halaman saja. Selain itu, cerita pendek hanya memberikan sebuah kesan tunggal yang demikian serta memusatkan diri pada salah satu tokoh dan hanya dalam satu situasi saja. Ciri Ciri Cerpen Contoh Cerpen Cinta / Contoh Cerpen Persahabatan Ada beberapa ciri-ciri cerpen yang harus kamu ketahui. Kebanyakan orang mengira cerpen itu sama dengan novel, padahal dari segi jumlah kata aja sudah berbeda. Berikut ini adalah penjelasan lebih lengkapnya. Cerpen memiliki jalan cerita yang lebih pendek dari novel. Cerpen mempunyai jumlah kata yang tidak lebih dari kata. Biasanya cerpen menceritakan sebuah kisah yang berasal dari kehidupan sehari-hari. Tidak menggambarkan semua kisah para tokohnya, hal ini dikarenakan dalam cerpen yang digambarkan hanyalah inti sarinya saja. Tokoh di dalam cerpen digambarkan mengalami sebuah masalah atau konflik sampai pada tahap penyelesaiannya. Penggunaan kata yang sederhana serta dapat dimengerti oleh para pembacanya. Kesan yang ditinggalkan dari cerpen sangat mendalam sehingga pembaca bisa ikut merasakan apa yang terjadi dalam cerita tersebut. Biasanya hanya menceritakan satu kejadian saja. Mempunyai alur cerita tunggal dan lurus. Penokohan dalam cerpen sangatlah sederhana, tidak mendalam serta sangat singkat Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Cerpen Contoh Cerpen Cinta / Contoh Cerpen Persahabatan Cerpen atau cerita pendek mempunyai 2 unsur, yakni unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Berikut ini penjelasan lebih detailnya. Unsur Intrinsik Cerpen Tema, sebuah gagasan pook yang mendasari jalannya suatu cerita dalam cerpen. Alur / Plot, jalan dari sebuah cerita dalam cerpen. Setting, berkaitan dengan tempat, waktu, dan suasana yang terjadi dalam sebuah cerpen. Tokoh, pelaku yang terlibat di dalam cerpen. Penokohan, pemberian sifat atau karakter kepada tokoh dalam cerita tersebut. Sudut Pandang, cara pandang pengarang dalam memandang suatu kejadian di dalam cerita. Unsur Ekstrinsik Cerpen Latar Belakang Masyarakat, suatu pengaruh dari kondisi latar belakang masyarakat terhadap terbentuknya jalan cerita. Latar Belakang Pengarang, meliputi pemahaman pengarang terhadap sejarah hidupnya dan sejarah yang berhasil dikarang sebelumnya. Contoh Cerpen Cinta Sejati Cinta sejati. Apakah kalian percaya akan hal itu ? “Cinta Sejati” yang konon katanya dimiliki oleh setiap orang ? Cinta yang katanya sangat indah dan membuat orang yang merasakannya menjadi bahagia ? Mitos cinta sejati yang terus menerus melolong di hati ini. Kupandangi bingkai putih yang berada di tepi tempat tidurku. Aku tersenyum ketika menatap benda yang ada di dalam bingkai tersebut. Bukan sebuah lukisan atau foto. Hanya sebuah kertas yang lusuh. Kertas catatan PKN yang pernah aku robek dari buku miliknya 3 tahun yang lalu pada saat perpisahan SMP. Dia sama sekali tidak mengetahui bahwa aku telah merobek buku catatannya. Bahkan, mungkin dia tidak pernah mengenalku. Aku hanyalah satu dari ratusan dari penggemarnya yang ada di sekolah. Dia bukanlah artis. Dia hanyalah seorang siwa yang tampan dan cerdas yang ada di sekolahku pada saat itu. Dia kaya dan pintar dalam bidang olahraga. Sifatnya yang ciek itu justru menjadi daya tarik sendiri untuk kaum wanita, termasuk aku. Tapi, bisa dibilang, aku tidak terlalu memperlihatkan diri bahwa aku sangat menyukainya. Akupun tidak pernah menyapa ataupun menegurnya jika berpapasan. Aku hanya menyukainya lewat diam. Bahkan, robekan catatan PKN itu aku ambil secara diam-diam untuk kenanganku bersamanya pada saat di sekolah. Aku kembali tersenyum saat melihat robekan kertas tersebut. Orang bilang, apapun itu, jika memang bodoh sekalipun, maka dia akan kembali lagi dan lagi. Dan aku sangat percaya kalau suatu saat nanti kita akan bertemu. Aku mengeluarkan kertas tersebut dari bingkainya. Kupeluk dengan mesra, ku ajak kertas tersebut tertawa dan tersenyum bareng. Sangat gila, konyol, memang. Setelah puas dengan kegiatanku tersebut, aku kembali meletakkan kertas tersebut ke dalam bingkai di atas meja belajarku. Dan … Syuuuuttt … Angin bertiup menerbangkan kertas tersebut keluar jendela dan terjatuh di perkarangan. Dengan cepat aku keluar rumah dan mengejar kertas tersebut. Itu merupakan satu-satunya benda yang dapat membuatku mengingatnya selalu. Saat aku hampir mendapatkannya, angin kembali bertiup sangat kencang menerbangkan kertas tersebut. Aku sempat kesal. Akhirnya aku kejar kembali kertas tersebut. Ketika aku kan mengambilnya, kertas tersebut keinjek oleh seseorang. Orang itu kemudian mengambil kertas tersebut. Akan tetapi aku masih tetap kesal saat tahu kertas itu diinjak oleh seseorang. Aku masih menatap jalanan berdebu dengan kesal dan sedikit marah. “Jadi, dari tadi kamu mengejar kertas ini ya ?” ucap orang tersebut. Suara bariton yang aku kenal, kemudian aku menengok dan menatap wajah dari pemiliki suara ini. NYES Diakan ? Dia kan pemiliki kertas yang aku robek itu ?A Arya. Cowok tampan, keren, dan pandai itu … Bagaimana dia bisa disini ? “Ma … af. Aku waktu itu robek bukumu secara diam-diam.” “Gpp kok Shafira. Beneran deh gpp. Karena aku juga sering foto kamu diam-diam waktu itu.” Akunya pada ku ? Dia .. tau namaku ? “Foto ?! diam-diam ?” “Lebih baik kita nostalgianya di taman aja yuk.” Ucapnya sambil menarik tanganku ke taman. Aku sangat tidak percaya dengan apa yang aku lihat dan rasakan. Fotoku ternyata selama ini ada dalam dompet Arya ? “Aku dulu duka banget sama kamu Shafira. Karena kamu adalah satu-satunya cewek yang tidak pernah menyapa aku waktu di sekolah. Kamu sangat cuek dan aku sangat menyukai itu.” Ucapnya sambil tersenyum. “Dulu, aku berharap bisa kenal kamu lebih dalam dan bisa menjadi pacar kamu. Tapi apa daya, dekat dengan kamu aja aku udah gemetaran banget pada waktu itu. Apalagi bisa ngobrol sama kamu seperti sekarang ini. Dan aku tau kok kalau kamu yang ngerobek buku aku. Cuman aku pura-pura enggak tau aja. Aku senang banget kalau kamu waktu itu merobek kertas ini. Karena itu berarti, kamu juga suka sama aku kan ? Hayooo ngaku !” Ucap Arya sambil tersenyum malu. “Jujur aku bingung mau ngomong apa..” “Kamu percaya enggak dengan true love ?” “True love ? emangnya ada apa ?” tanya aku. “Mulanya aku sangat ragu, tapi malam ini aku sangat percaya kalau true love itu beneran ada. True love aku udah aku temuin dan sekarang ada di hadapan aku. Aku suka sama kamu Shafira.” Ucap Arya “Will you be My True love Shafira ?” Ucap Arya Apakah dia menyatakan perasaannya kepadaku ? Tanpa sadar aku mengatakan “Yes I Will.” Percaya atau tidak, itulah faktanya. Cinta sejati akan datang dengan sendirinya. Sejauh apapun, cinta sejati akan mencari jalannya lagi dan lagi untuk kita temukan. Contoh Cerpen Persahabatan di Sekolah Nah itulah salah satu contoh cerpen persahabatan di sekolah yang sangat keren. Jika karya kamu ingin kami post di website ini, maka silahkan kirim melalui alamat email kami. Contoh Cerpen Romantis Sedih Kumpulan Contoh Cerpen Singkat Bahasa Indonesia Contoh Cerpen Tentang Pendidikan Contoh Cerpen Cinta dan Persahabatan Judul     Antara Cinta dan Persahabatan Pengarang Sutikno *sedikit modifikasi oleh penulis blog Jam dinding menunjukan Aku harus segera berangkat ke sekolah. Aku bersekolah di SMP Negeri 1 Banjarnegara. Aku termasuk anak yang pendiam dan bisa dibilang pandai. Aku punya teman yang bernama Reno, ia adalah sahabat terbaikku, kami berdua sering membicarakan banyak hal, termasuk soal cinta. Hingga pada suatu hari Reno bercerita kalu dia menyukai seorang perempuan cantik yang bernama Rini. Rini adalah sahabatku juga, jadi aku memberitahu Rini bahwa Reno menyukainya. Rini juga pernah bercerita kepadaku kalau ia dulu juga mencintai Reno. Jadi aku memberitahu Reno kalau Rini juga mencintainya. Tanpa berpikir lama lagi Reno pun langsung menembak Rini. Hingga akhirnya mereka berdua jadian. Hari demi hari mereka lalui dengan penuh rasa kasih sayang dan penuh kemesraan. Jika mereka berdua ada masalah, aku selalu memberi masukan hingga mereka kembali baikan lagi. Setelah 3 tahun kemudian, aku dan teman-teman seangkatanku mengadakan acara perpisahan. Kami larut dengan kesenangan acara ini hingga lupa waktu. Acara belum selesai ketika waktu sudah mulai sore. Acara berhenti ketika masuk waktu maghrib. Kami yang beragama Islam segera bergantian mengambil air wudhu. Setelah mengambil air wudhu aku berinisiatif untuk mengumandangkan adzan maghrib. Selesai sholat berjamaah kami berpamitan kepada bapak ibu guru. Tak lupa kami meminta doa mereka agar bisa diterima di sekolah yang diinginkan dan dimudahkan dalam menggapai Setelah itu kami pun kembali ke rumah masing-masing dengan rasa lelah dan hati yang riang gembira. Waktu berputar demikian cepat hingga tanpa terasa aku harus mencari sekolah kejuruan yang aku inginkan. Aku pun mengajak Reno untuk bersama mendaftar ke sekolah yang aku tuju. Namun Reno tidak mau karena orang tuanya tidak sanggup untuk membiayainya. Dia memilih untuk melanjutkan di sekolah yang relatif murah yang sekiranya terjangkau untuk orang tuanya. Aku diterima di sekolah yang aku inginkan. Dari dulu aku memang ingin masuk ke sekolah kejuruan. Aku memilih jurusan rekayasa perangkat lunak RPL. Aku memang menyukai dunia pemrograman web dan aplikasi. Setelah sekian lama tidak bertemu dengan sahabatku Reno, aku pun pergi main ke rumahnya setelah pulang dari sekolah. Setelah sampai di rumah Reno, ia bercerita banyak tentang hubungannya dengan Rini. Ia bercerita bahwa hubungan mereka sudah kandas di tengah jalan. Aku pun turut prihatin atas semua kejadian yang dialami oleh Reno. Sepulang dari rumah Reno, aku menuju rumah Rini. Aku bertanya ke Rini kenapa hubungan mereka bisa kandas di tengah jalan. Rini menjawab kalau ia sebenarnya dari dulu tidak menyukai Reno namun ternyata ia justru menyukaiku. Aku pun terkejut dengan apa yang disampaikan olehnya. Aku pun menyampaikan kepadanya kalau aku juga sebenarnya menyukainya. Namun aku lebih memilih untuk memendamnya karena aku tahu kalau sahabat terbaikku Reno juga menyukainya. Setelah perbincangan itu aku dan Rini pun menjalin sebuah hubungan yang serius. Hubungan kami sangat istimewa karena tidak ada masalah dalam hubungan kami. Setelah satu tahun berjalan, Reno mengetahui kenapa Rini memutuskan untuk pisah dengannya. Reno pun marah kepadaku. Setiap hari aku selalu minta maaf kepadanya namun ia masih belum mau memaafkanku. Satu tahun kemudian, ia pun mau memaafkanku dan melupakan semua yang telah terjadi. Aku pun merasa sangat senang dan bahagia. Aku juga bercerita bahwa hubunganku dengan Rini juga sudah kandas di tengah jalan. Reno pun bertanya apakah penyebab kandasnya hubungan kami itu karena dirinya. Aku pun menjawab bahwa kandasnya hubungan kami bukan karenanya namun karena memang kami sudah tidak ada kecocokan lagi. Suatu hari Reno bercerita kepadaku kalau ia sedang naksir seorang temannya yang bernama Dewi. Aku sangat mendukung usaha Reno untuk mencari hubungan lagi. Setelah aku dikenalin dengan Dewi, kami jadi sering ketemu dan jalan bareng. Lama-lama aku dan Dewi semakin dekat. Rasa cinta mulai tumbuh di antara kita berdua. Tapi aku sadar kalau aku tidak boleh melakukan kesalahan lagi. Aku tidak mau Reno marah besar lagi padaku. Aku berusaha untuk menjauhi Dewi. Akan tetapi Dewi masih terus saja mencariku kesana kemari. Hingga aku pun merasa kasihan padanya. Malam harinya aku main ke rumah Dewi. Ternyata Dewi sedang menangis di kamarnya. Aku diam-diam masuk ke kamarnya dan berusaha untuk menenangkannya. Aku tidak kuasa menahan rasa kasihanku. Tiba-tiba Dewi memelukku dengan sangat erat. Sambil menangis ia berkata bahwa ia tidak mau kehilanganku dan memintaku untuk tidak meninggalkannya. Aku pun membalasnya dan mengatakan kalau aku juga tidak akan meninggalkannya lagi. Aku memintanya untuk berhenti menangis. Tanpa kami sadari, ternyata Reno sudah ada di kamar Dewi sejak beberapa waktu lalu. Aku pun berusaha untuk melepaskan tangan Dewi dari pelukannya, namun Dewi masih saja memelukku dan tidak mau melepaskannya. Sontak Reno pun sangat marah dan keluar rumah sambil mengumpat dengan kata kata kasar padaku. Terdengar suara sepeda motor yang sangat kencang. Ternyata itu adalah Reno. Dengan rasa emosinya Reno melajukan motornya dengan sangat kencang. Dari arah berlawanan tepat di tikungan ada truk yang juga melaju dengan kencang. Tabrakan pun tidak bisa dihindari. Reno meninggal di tempat kejadian. Aku pun sungguh sangat menyesal dengan apa yang telah aku perbuat selama ini. Kematian Reno itu gara-gara aku. Akhirnya aku menyimpulkan semua itu bahwa sahabat itu lebih penting dari cinta. Sahabat sejati itu sangat sulit dicari. Jangan pernah menyia-nyiakan seorang sahabat sejati. Contoh Cerpen Remaja Bukan Benci Tapi Takut Aku tetap menahan kakiku untuk tetap berdiri di depan pintu kelas. Pikiranku berputar-putar dari itu ke itu saja. Aku merasa gelisah setelah rombongan teman-temanku mengatakan kalau aku berhasil menjuarai lomba nyanyi tingkat kabupaten dan akan dikirim ke tingkat provinsi untuk mewakili kabupaten. Perasaanku was-was teringat pesan bapakku yang begitu keras melarangku untuk bernyanyi. Bahkan mengancam akan menyumbat mulutku dengan sandal apabila aku masih bernyanyi. Sejak kecil aku memang dilarang bernyanyi oleh bapakku. Bapak selalu menakut-nakutiku dengan hal yang aneh-aneh apabila ia mendengarku bernyanyi. Aku selalu takut mendengar kata-kata aneh yang dilontarkan oleh bapakku, namun tak bisa dipungkiri aku sangat suka menyanyi hingga tanpa sepengetahuan bapakku, aku menyanggupi permintaan guruku untuk mewakili sekolah mengikuti lomba menyanyi tingkat kabupaten. Aku berhasil mengharumkan nama sekolah sehingga semua guru menebarkan senyuman terindahnya setiap mereka melihatku. Namun, mataku layu memandangi mereka semua. Aku takut sebentar lagi langit akan segera runtuh dan menghimpitku. Apalah dayaku untuk bertahan dan tetap berdiri tegak jika tertimpa benda seberat itu. Sungguh tak terbayangkan bapak akan segera memahamiku atau bahkan akan menampar pipiku yang mungil ini. Senyumku tertahan saat aku berusaha untuk membukanya. Aku sama sekali tidak bangga pada diriku sendiri, melainkan menyesal telah melanggar janjiku pada bapakku. “Kamu janji gak nyanyi lagi kan?” “Iya Yah, aku janji” Pernyataanku waktu itu membuat aku merasa dihantui sepanjang waktu. Jika bapak sampai tahu apa yang telah aku lakukan dia pasti akan marah besar. Aku berusaha menutupi semua ketakutanku, namun percuma tubuhku terasa lemas untuk menutupinya. Tanpa kusadari ternyata dari awal aku berdiri di sini, ada sepasang mata yang memperhatikan kegelisahanku. Aku baru menyadari setelah sepasang mataku bertemu dengan matanya. Mataku membesar karena rasa kaget yang tak tersembunyikan. Ia mulai bergerak, berdiri dari tempat duduknya dan melangkah sedikit demi sedikit ke arahku. Aku berdebar dan menyembunyikan kedua tanganku ke belakang karena jari-jariku tak bisa berhenti menari. Entah takut, entah gerogi, yang jelas aku tak kuasa berdiri di depannya. Ia sudah tepat berdiri di depanku dan memberikan senyumnya padaku. “Kamu sakit Put? Kok mukamu pucat?”, tanyanya penuh perhatian. Tak kusangka ia akan sebaik ini padaku. Aku berusaha untuk tersenyum dan menjawab pertanyaannya meski agak terbata-bata. Namun, dari sorot matanya seolah ia tak percaya dengan apa yang aku katakan. Seolah ia tahu apa yang sedang aku rasakan. Aku tertunduk lemas dan berusaha mengakhiri percakapanku dengannya. Ia adalah sosok yang begitu aku kagumi sejak aku melangkahkan kaki ke SMA ini. Tepatnya satu tahun yang lalu. Hari ini adalah hari pertama aku berbicara dengannya karena selama ini aku tak pernah menyempatkan diri untuk berbicara atau sekedar menyapanya. Bukan karena sibuk namun karena sedikit gerogi. Perasaanku yang seharusnya senang lenyap dilahap oleh rasa takut. Aku tetap memikirkan apa yang akan terjadi nanti. Inginku mengatakan pada guruku bahwa aku tak bisa mengikuti lomba itu ke tingkat provinsi. Namun, aku takut akan banyak yang kecewa padaku. Tapi, kalau aku tetap mengikutinya, bapakku pasti akan kecewa. Aku tak bisa memilih di antara keduanya. Bapak yang kecewa atau semua guru dan teman-temanku yang kecewa? Sungguh pilihan yang sangat sulit bagiku. Walaupun bapak hanya seorang namun ia adalah sosok yang sangat berharga bagiku. Sosok yang selalu menjagaku dari sejak aku belum mengetahui apa-apa hingga aku besar seperti sekarang. Ia selalu melindungiku semenjak ibu pergi meninggalkan kami berdua. Pergi jauh hingga kami takkan mungkin lagi bertemu dengannya untuk selama-lamanya. Semenjak aku baru berumur dua tahun. Semenjak itu juga aku tak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu, hanya bapak yang setia menjaga dan selalu bersamaku. Bapak tidak menikah lagi karena ia ingin aku memiliki ibu tiri. Ia tak ingin hatiku terluka nantinya. Namun, akhirnya aku tetap merasakan betapa terlukanya hatiku, betapa sedihnya aku sebab bapak melarangku melakukan hobiku, bakatku, dan aku sungguh kecewa karena itu. Bapak tidak pernah mengatakan alasan mengapa ia melarangku bernyanyi. Mengapa ia begitu benci dengan nyanyian. Ia tidak pernah menjawabnya saat aku tanyakan. Aku ingin mengatakan pada bapak bahwa aku juga ingin seperti teman-temanku yang orangtuaya selalu memberi dukungan untuk mengembangkan bakat anak-anaknya. Tidak seperti aku yang selalu dipatahkan. Aku sengaja melangkah kecil-kecil menyusuri jalan ke rumah. Aku ingin berlama-lama di jalan karena tidak sanggup berbicara pada bapak ataupun minta izin kepadanya. Selama di perjalanan aku berusaha melawan pikiranku untuk menuruti nasihat bapakku. Aku mencoba menetapkan hati dalam sebuah pilihan untuk tetap mengikuti lomba itu. Aku sangat berharap bisa memberanikan diri untuk mengungkapkan itu semua pada bapakku. Setibanya di rumah ternyata bapak sudah menungguku di teras rumah. Aku menundukan kepalaku saat sudah berdiri tepat di hadapannya. Ia menepuk kedua pundakku dan memandangiku penuh rasa kasih sayang. “Put, bapak dengar katanya kamu menang lomba nyanyi di tingkat kabupaten?”. Akupun tersentak kaget mendengar perkataan bapak. Tidak kusangka bapak mengetahuinya sebelum aku sempat berbicara sepatah kata pun. Aku memandangi wajah bapak dengan rasa kesal. Tanpa terasa air mataku yang tertahan mulai menetes dengan deras. “Bapak tahu dari mana?” tanyaku sambil terisak. “Teman-teman kamu Put” Bapak berjalan memasuki rumah dan aku pun mengikuti dari belakang. “Bapak, Putri minta maaf”. “Put, dengarkan bapak baik-baik. Kamu tahu kan kenapa bapak melarangmu bernyanyi?” “Karena bapak tidak suka mendengar nyanyian”, jawabku. “Bukan Put, bukan itu”, bapak mulai membantah kata-kataku. “Bapak tidak mau kamu seperti ibumu Put” “Seperti ibu? Apa maksud Bapak?” “Put, ibumu itu seorang penyanyi. Ia cantik dan lemah lembut. Tidak bisa disalahkan kalau sifatnya turun kepadamu Put” “Lalu kenapa bapak melarangku bernyanyi?” “Itu alasan bapak. Banyak orang yang menyukai ibumu. Bapak takut itu akan terjadi padamu Put” “Apa hubungannya Pak?” “Tentu ada hubungannya Put. Banyak yang menyukai ibumu tak terkecuali laki-laki yang sudah beristri. Ada orang yang sakit hati karean suaminya jatuh hati pada ibumu” “Lalu?”, tanyaku penasaran. “Ibumu dibunuh Put” Aku pandangi bapak yang tak kuasa menahan air matanya. Sekarang aku sudah mengerti kenapa bapak melarangku bernyanyi. Terkadang sesuatu yang kita benci, namun sebenarnya baik untuk kita. Begitupun sebaliknya, sesuatu yang kita suka belum tentu baik untuk kita. Cerpen Cinta dan Persahabatan SMA Cinta bisa membuat orang lupa segalanya. Cinta mampu membuat orang rela berkorban apapun yang dimiliki. Bagi wanita, lebih baik mencintai dari pada dicintai. Jangan harap orang yang belum jelas mencintai kita akan menerima orang yang mencintai kita apa adanya. Karena mencintai tanpa dicintai seperti melakukan sesuatu yang bikin capek namun tidak membuahkan hasil. Makanya belajarlah mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain. Namaku Dewi, siswa kelas XII SMA. Dulu aku menolak dan mengabaikan semua orang yang menyatakan cinta padaku. Namun sekarang justru aku yang diabaikan oleh orang yang aku cintai. Aku suka teman sekelasku, namanya Andi. Dia adalah sahabat dekatku sejak lama. Awal aku menyukainya berawal saat aku berkenalan dengannya dan berteman akrab dengannya sampai dekat sehingga sekarang aku jatuh hati padanya. Aku punya temen cewek bernama Putri. Dia temanku sejak SMP. Sedangkan aku, Putri, dan Andi sudah berteman dekat sejak masuk SMA. Suatu ketika aku melihat Putri dan Andi bercanda bersama dan terlihat akrab seperti orang pacaran. Aku sungguh cemburu melihatnya, namun aku menyembunyikan kecemburuan itu di depan Putri. Namun, lama-lama rasa terpendam ini ingin dikeluarkan. Akhirnya aku putuskan untuk cerita ke Putri tentang perasaanku ke Andi. “Put, aku mau cerita sesuatu. Tapi jangan cerita ke orang lain ya” “Mau cerita apa Wi?” tanya Putri. “Jujur aku suka dengan Andi sejak lama. Dan jujur aku cemburu saat kamu dekat sama Andi”. “Kamu suka sama Andi? Serius Wi?”, cecar Putri. “Iya Put, tapi kamu jangan bilang ke Andi ya” tegasku. “Iya Wi, maaf kalau aku sudah bikin kamu cemburu” “Ok Put. Makasih ya sudah mau mengerti” Semakin lama sku semakin dekat dengan Andi. Tetapi rasanya Andi tidak akan jatuh cinta padaku. Meskipun seperti itu, aku tetap berjuang sepenuh hati. Dan ternyata Putri juga suka dengan Andi. Aku mengetahui kalau Putri suka dengan Andi ketika aku membaca buku harian Putri. Di sana tertulis curahan perasaan Putri pada Andi. Aku sungguh merasa kecewa setelah membaca diary Putri tersebut. Karena sahabat terbaikku ternyata suka dengan orang yang sama denganku. Tetapi aku berpikir, rasa suka itu berhak untuk semua orang. Saat di taman sekolah, aku melihat Putri dan Andi sedang mengobrol. Mereka terlihat lebih serius dibanding biasanya. Aku pun penasaran dan berusaha mencuri dengar percakapan mereka dari balik pohon. “Put, aku sudah lama suka sama kamu, mau nggak kamu jadi pacarku?”, tanya Andi. Putri nampak kaget dan bingung mendengar pertanyaan itu. Tetapi pada akhirnya Putri menerima cinta Andi dan mulai menjadi pacar Andi tanpa memikirkan perasaanku, sahabat baiknya. “Iya aku mau”, jawab Putri. Aku yang mendengar jawaban Putri langsung kaget dan keluar dari balik pohon. Karena aku tak menyangka sahabat baikku akan tega melakukan hal itu. “Put, kamu pacaran sama Andi? Selamat ya kamu sudah bikin aku sakit hati” Putri dan Andi kaget karena aku keluar dari balik pohon secara tiba-tiba dan langsung berkata demikian. “Maafin aku Wi. Jujur aku memang suka sama Andi”, jawab Putri. “Yasudahlah”, jawabku sembari meninggalkan Putri dan Andi. Aku pergi dengan perasaan campur aduk tidak karuan dan berpikir kenapa sahabat baikku tega melakukan hal itu. Padahal Putri tahu kalau aku sudah lama suka sama Andi. Akhirnya persahabatanku dengan mereka hancur karena cinta. Aku merasa bahwa lebih baik mengutamakan sahabat dari pada pacar. Karena orang yang selalu hadir saat senang dan susah adalah sahabat. Cerpen Persahabatan SMP Namaku Cyntia, saat ini aku sedang duduk di bangku kelas IX SMP. Sehari-hari kujalani bersama dengan ketiga sahabatku yaitu Latif, Reno, dan Amel. Kami berempat sudah bersahabat sejak kecil. Suatu saat kami menulis surat perjanjian persahabatan di secarik kertas yang kami masukkan ke dalam botol. Kemudian botol tersebut dikubur di bawah sebuah pohon yang nantinya surat tersebut akan kami buka saat kami menerima hasil kelulusan. Hari yang kami tunggu-tunggu pun tiba. Kami menerima hasil ujian dan kami semua ditanyakan lulus. Kami pun langsung pergi ke pohon tempat kami menyimpan surat perjanjian dulu dan kami menggali tempat tersebut untuk mengambil botol. Kami berempat membuka botol tersebut dan membaca tulisan yang dulu pernah kami tulis. Kertas tersebut bertulisan “kami berjanji akan selalu bersama untuk selamanya”. Keesokan harinya, Latif berencana untuk merayakan kelulusan kami berempat. Malamnya kami berempat pergi bersama ke suatu tempat. Dan di situlah saat-saat yang tidak bisa aku lupakan terjadi. Latif menyatakan perasaannya padaku. Akhirnya aku dan Latif pun berpacaran. Begitu juga dengan Reno. Ia pun menyatakan perasaannya pada Amel dan mereka pun berpacaran. Malam itu sungguh malam yang istimewa bagi kami. Kami pun bergegas untuk pulang. Dalam perjalanan pulang, entah kenapa perasaanku tidak enak. “Perasaanku kok nggak enak ya”, ucapku cemas. “Udahlah Cyn, tenang saja, nggak ada apa-apa” jawab Latif santai. Tidak lama kemudian hal yang aku khawatirkan pun terjadi. “Latif awas ! Di depan ada jurang”, teriakku pada Latif. “Aaaaaaaa!!!!!” Brukkkk. Mobil yang kami naiki masuk ke dalam jurang. Kami semua berteriak sampai aku tidak sadarkan diri. Perlahan aku berusaha membuka mataku sedikit demi sedikit dan aku melihat ibu dan bapak ada di sampingku. “Cyntia, kamu sudah sadar sayang?”, tanya ibuku. “Bu, aku di mana? Di mana Amel, Reno, dan Latif?”, tanyaku pada ibuku. “Kamu di rumah sakit Cyn. Kamu yang sabar ya. Reno dan Latif tidak bisa tertolong”, jawab ibuku sambil meneteskan air mata. Aku terdiam mendengar penjelasan ibuku. Tanpa terasa air mataku mengalir deras tanpa henti. “Latif, kenapa kamu meninggalkan aku? Padahal aku sayang banget sama kamu. Tapi kamu meninggalkan aku begitu cepat. Semua pergi meninggalkan aku”, batinku. Dua hari kemudian aku berkunjung ke makam mereka. Aku berharap kami bisa menghabiskan waktu bersama sampai tua sesuai surat perjanjian persahabatan kami dulu. Tapi sekarang semua hanya tinggal angan. Aku berjanji akan selalu mengenang mereka. Nah itulah pembahasan singkat mengenai cerpen. Mulai dari pengertian cerpen, unsur intrinsik dan ekstrinsik cerpen, ciri-ciri cerpen, dan beberapa referensi contoh cerpen yang sangat menarik.PersahabatanAntara Kita Senin, 08 Desember 2014 Sahabat Sejati: Cerpen Persahabatan : Sebelumnya gue minta maaf atas kejadian kemaren", bukan maksud gue untuk merebut kak Radit dari lo, tapi gue juga cinta dia dan gue juga udah putus ma dia, karena dia bukan laki-laki yang baik. O ya, lo tau kan kalo gue gak bisa buat puisi kayak lo
Cerpen Karangan SutiknoKategori Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Penyesalan, Cerpen Persahabatan Lolos moderasi pada 12 January 2014 Jam dinding sudah menunjukan jam Aku segera berangkat ke sekolah, aku bersekolah di SMP NEGERI 2 di daerah Jombang. Aku termasuk anak yang pendiam dan jenius. Aku punya teman yang bernama Diky, ia adalah sahabat terbaikku, kami berdua sering membicarakan tentang cinta. Hingga di suatu hari Diky bercerita kalau dia menyukai seorang perempuan cantik yang bernama Putri, Putri adalah sahabat terbaikku juga, jadi aku memberitahu putri bahwa Diky menyukainya. Putri juga pernah bercerita kepadaku kalau ia dulu juga mencintai Diky, jadi aku memberi tahu diky kalau putri juga mencintainya. Tanpa befikir lama lagi diky pun lansung menembak putri. Hingga akhirnya mereka berdua jadian. Hari demi hari mereka lalui dengan penuh rasa kasih sayang, dan penuh dengan kemesraan, bila mereka berdua ada masalah, aku selalu memberi masukan dan solusinya, hingga hubungan mereka kembali rekat lagi. Setelah 3 tahun kemudian, Aku dan teman teman satu sekolah mengadakan suatu perpisahan, perpisahan sekolah terasa sangat senang hingga kita semua sampai lupa waktu, hingga sore perpisahan pun belum salesai, adzan maghrib terdengar sedang berkumandang, kami semua segera bergantian mengambil air wudhu, setelah aku selesai wudhu, aku pun langsung mengambil microphone untuk mengumandangkan adzan maghrib. Setelah selesai sholat berjamaah kami semua berpamitan kepada guru guru kami, dan meminta doanya, agar kami semua bisa mencapai ke jenjang sekolah yang lebih tinggi dan menggapai cita cita kami. Kami semua pun segera pulang ke rumah masing masing dengan rasa bahagia dan capek. Jam berputar dengan cepat hingga tidak terasa bahwa aku dan teman teman harus mencari sekolah kejuruan yang kami inginkan. Aku pun mengajak diky untuk ke sekolah yang aku inginkan, akan tetapi diky tidak mau, karena ia kasihan sama orangtuanya yang tidak sanggup membiayainya, diky masuk ke sekolah yang agak relatif murah, yang biayanya dapat dijangkau oleh kedua orangtuanya. Aku memilih ke sekolah yang aku ingingkan. Pertama kali masuk ke sekolah kejuruan terasa seperti mimpi. Dari dulu aku memang ingin masuk ke sekolah kejuruaan. Aku memilih jurusan Teknik Komputer dan Jaringan atau TKJ. Aku memang menyukai dengan bidang elektronik. Setelah lama tidak bertemu dengan sahabatku diky, aku pun pergi main ke rumahnya setelah pulang dari sekolah. Setelah sampai di rumahnya diky, diky bercerita banyak tentang hubunganya dengan putri. Ian bercerita bahwa hubungan mereka sudah kandas di tengah jalan. Aku pun turut prihatin atas semua kejadian yang dialami oleh diky. Sepulang dari rumahnya diky, aku menuju ke rumahnya putri, aku bertanya ke putri “mengapa sampai hubungan kalian berdua kandas di tengah jalan?”, putri menjawab “sebenarnya aku dari dulu tidak mencintai diky, tapi aku mencintai kamu”. Aku pun terkejut dengan apa yang diucapkan oleh putri. Aku menjawab semua perkataan itu dengan lembut. “Aku sebenarnya juga mencintai kamu put, tapi aku memendam rasa itu karena aku tahu kalau sahabatku sendiri juga mencintai kamu…” Setelah perbincangan itu aku dan putri pun menjalin sebuah hubungan. Hubungan kami sangat istimewa, karena tidak ada masalah sedikit pun. Setelah 1 tahun berjalan, diky mengetahui kenapa putri memutuskan untuk pisah dengannya. Diky pun marah marah kepadaku. Sepanjang hari Aku selalu minta maaf kepadanya akan tetapi ia masih tidak mau memaafkan aku. Satu tahun kemudian, ia pun mau memaafkan aku dan melupakan semua yang terjadi, aku merasa sangat senang dan bahagia. Aku juga bercerita bahwa hubungan aku dengan putri sudah kandas di tengah jalan, diky bertanya kepadaku, “jangan bilang kalau gara-gara aku hubungan kalian kandas di tengah jalan, aku tidak bermaksud untuk menghancurkan hubungan kalian, tapi aku memang sangat marah dan kecewa sama kamu dan putri!”, aku menjawab pertanyaan itu “santai aja brow, bukan gara-gara kamu kok, tapi memang kita sudah tidak ada kecocokan lagi…”. Suatu hari, diky bercerita kepadaku kalau ia sedang naksir seorang temannya, temannya itu bernama Ayu. Aku sangat mendukung usaha diky untuk mencari hubungan lagi. Setelah aku dikenalin dengan ayu, kami jadi sering ketemu dan jalan bareng. Hingga kedekatan aku dengan ayu semakin dekat, rasa cinta mulai tumbuh di antara kita berdua. Tapi aku mulai sadar kalau aku tidak boleh melakukan kesalahan lagi, aku tidak mau diky marah besar lagi kepadaku. Aku berusaha untuk menjahui ayu, akan tetapi ayu masih mencari aku, hingga aku kasihan kepadanya. Malam harinya aku main ke rumahnya ayu, ternyata ayu sedang menangis di kamarnya, aku secara diam diam masuk ke kamarnya, dan berusaha untuk menenangkannya. Aku tidak kuasa menahan rasa kasihanku, tiba tiba ayu memeluk aku dengan sangat kencang, dan sambil menangis ia berkata “aku tidak mau kehilangan kamu, jadi kamu jangan pernah meninggalkan aku lagi za…”, aku pun mejawab kata kata itu “ayu, aku tidak akan pernah meninggalkan kamu lagi, aku juga sangat mencintai kamu, sekarang kamu jangan nangis lagi za…”. Karena terhanyut dalam suasana aku dan ayu tidak menyadari, bahwa dari tadi diky sudah ada disitu. Aku pun berusaha untuk melepaskan tangan ayu dari pelukannya, akan tetapi ayu masih saja memeluk aku, dan tidak mau melepaskan aku. Diky lari keluar rumah sambil menangis dan mengucapkan kata kata kepadaku “dasar, bajingan kamu, katanya sahabat tapi apa..?, kamu mengambil semua itu dariku”. Terdengar suara montor yang sangat kencang, ternyata itu diky, dengan rasa emosi diky melajukan motornya dengan sangat kencang, hingga di tikungan jalan juga terdapat truk yang melaju sangat kencang. Tabrakan pun tidak dapat dihindari. Diky meninggal di tempat kejadian itu. Aku sangat menyesal dengan apa yang aku perbuat selama ini, kematian diky itu gara-gara aku. Hingga akhirnya aku menyimpulkan semua itu bahwa “sahabat itu lebih penting dari pada cinta, dan juga seorang sahabat sejati itu sangat sulit dicari… jadi jangan pernah menyianyiakan seorang sahabat sejati…” Sekian. Cerpen Karangan Sutikno Blog Facebook Tikno_tkj dari SMK 10 NOPEMBER JOMBANG saya sangat suka menulis cerpen… saya bersekoLah di SMK 10 Nopember… Cerpen Antara Cinta dan Persahabatan merupakan cerita pendek karangan Sutikno, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Penyesalan Terakhir Oleh Cahya Mataku Angin pagi berhembus sejuk, aku mengarahkan kursi rodaku menuju balkon kamar, aku tersenyum getir, menatap gumpalan awan putih yang menggelayut di langit biru, seakan ada pusaran yang menarik pasak Berkorban Demi Kakak Oleh Nia Kasih Dialah Silva, anak yang setelah lahir lalu tunanetra. Dia hanya tinggal bersama Kak Salva kakaknya dan Bi Eci pembantunya. Sebenarnya ada ayahnya, tapi dia tak sering ke rumah karena Hilangnya Bintang Itu Oleh Shinta Afinda Pagi yang indah, burung-burung berkicauan. Menyambut hangatnya pagi di pondok suci ini. Semua santriwati menyibukkan dirinya. Entah angin apa yang membawaku semalam. Terbangun dari tidurku, tetesan darah bercucuran dari Berharap Kebesaran Allah Oleh Manda Ms Hari ini ku lalui seperti biasanya… hanya ada satu yang berbeda, sesuatu yang membuatku begitu bahagia.. Yup.. hari ini aku mudik ye ye.. Akhirnya aku bisa melepas semua rinduku… Cinta dan Sahabat Oleh Fidya Istika Pagi ini seperti biasa aku harus menuntut kewajibanku sebagai seorang siswa. Sebenarnya hari ini aku malas sekali untuk sekolah, apalagi harus bertemu dengan Farel setelah kejadian semalam aku jadi “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"ContohCerpen Persahabatan Singkat. Sekolah · July 9, 2022. Ada banyak manfaat ketika kalian membaca contoh cerita pendek khususnya cerpen persahabatan. Diantaranya dapat mengetahui betapa pentingnya arti persahabatan sejati. Di dalam membuat cerpen persahabatan, idealnya itu menulis pengalaman pribadi bersama sahabat.
Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, Anda tentu tidak asing dengan pelajaran mengarang. Salah satu topik yang bisa dikarang adalah mengenai cerita pendek alias cerpen. Jenis cerpen cukup beragam, salah satunya mengenai persahabatan. Contoh cerpen persahabatan bisa dibuat berdasarkan kondisi persahabatan si penulis ataupun hubungan persahabatan orang sekitar. Meskipun cerpen disusun dalam rangka pendek, namun tidak semua orang dapat menuliskannya dalam format sesuai aturan. Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu dipahami sebelum menulis cerpen. Pengertian Cerpen Secara pengertian, cerpen adalah salah satu karya sastra berbentuk prosa yang berisi kisah-kisah fiktif. Sesuai namanya, cerita pendek biasanya tidak terlalu panjang, yakni terdiri kurang dari kata. Disebabkan format ceritanya tidak panjang, cerpen umumnya menceritakan tentang satu kejadian saja. Cerpen tentang persahabatan sendiri merupakan salah satu tema yang populer di kalangan para remaja. Ceritanya sering kali mengisahkan mengenai pertemanan antara anak-anak muda saat sekolah. Mengutip buku Mahir Menulis Cerpen, Panduan bagi Pelajar oleh Eko Sugiarto, ada sejumlah ketentuan dalam penulisan cerpen 1. Hanya mengungkapkan satu masalah Memiliki satu ide yang disebut ide Pemusatan perhatian pada satu tokoh Sumber cerita dari kehidupan Umumnya sangat ekonomis dalam penggunaan Menggunakan kata-kata yang sederhana dan biasa dikenali dalam masyarakat. Agar lebih mengenai cerpen, berikut sejumlah contoh cerpen persahabatan yang bisa menjadi inspirasi dalam penulisan yang dikutip dari berbagai sumber 1. Persahabatan Hancur Karena Cinta Contoh cerpen persahabatan pertama, adalah mengenai kehancuran akibat perasaan cinta. Berikut contohnya Salah satu hal yang bisa membuat seseorang lupa akan segalanya yaitu Cinta. Cinta membuat kita rela berkorban apa pun yang kita miliki. Untuk wanita, menurutku lebih baik mencintai daripada dicintai. Jangan berharap seseorang yang belum tentu mencintai kita, tetapi terima orang yang mencintai kita apa adanya. Karena mencintai tanpa dicintai seperti olahraga dengan jangka waktu lama tetapi tidak membuat kurus. Karena itu belajarlah mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain. Itu sedikit basa-basi dariku. Aku Amel, siswa kelas XI. Dulu aku selalu menolak dan mengabaikan orang-orang yang menyatakan cintanya kepadaku. Namun sekarang justru aku yang selalu diabadikan oleh orang yang aku cintai. Aku suka dengan teman sekelasku, namanya Ferdin, dia merupakan sahabat dekatku sejak lama. Awal diriku suka dengannya berawal saat aku kenalan dengannya dan berteman cukup akrab dan lama-lama dekat, sehingga sekarang diriku jatuh cinta. Oh iya, aku punya teman bernama Afni, dia temanku sejak SMP. Sementara Aku, Afni, dan Ferdin sudah berteman dekat sejak masuk SMA. Suatu waktu aku melihat Afni dan Ferdin bercanda bersama dan mereka terlihat akrab seperti orang pacaran. Jujur, aku pun cemburu melihatnya tetapi aku masih menyembunyikan kecemburuan itu di depan Afni. Namun lama-lama rasa yang terpendam ini ingin dikeluarkan, akhirnya aku memutuskan untuk cerita ke Afni tentang perasaanku ke Ferdin. “Af, aku mau ngomong sesuatu, nih, tapi jangan ngomong ke siapa-siapa ya” “Kamu mau ngomong apa mel?” tanya Afni. “Jujur aku suka dengan Ferdin sejak lama, dan aku cemburu saat kamu dekat sama Ferdin!” Jawabku. “Kamu suka sama Ferdin? Serius mel?” Tanya Afni. “Iya, tapi kamu jangan bilang ke Ferdin ya” Ucapku. “Iya, maaf sebelumnya kalau aku udah bikin kamu cemburu” Jawab Afni. “Oke” Jawabku. Semakin lama aku semakin dekat dengan Ferdin, tetapi aku perhatikan bahwa Ferdin tidak akan pernah jatuh cinta denganku. Walau seperti itu, aku tetap berjuang sepenuh hati. Dan ternyata Afni juga suka dengan Ferdin. Aku mengetahui kalau Afni suka dengan Ferdin ketika aku membaca buku diary Afni. Di sana tertulis curhatan Afni tentang perasaannya ke Ferdin. Aku pun merasa kecewa setelah membaca buku diari tersebut, karena sahabat baikku ternyata suka dengan cowok yang sama denganku. Namun aku berpikir, rasa suka itu berhak untuk siapa pun. Saat di taman sekolah, aku melihat Afni dan Ferdin sedang mengobrol. Mereka terlihat lebih serius daripada biasanya, aku pun penasaran dan menguping percakapan mereka dibalik pohon. “Afni, aku suka sama kamu, kamu mau enggak jadi pacarku?” Tanya Ferdin. Afni kaget sekaligus bingung mendengar pertanyaan itu. Namun pada akhirnya Afni menerima tawaran itu dan mulai menjadi pacar Ferdin tanpa memikirkan perasaanku, sahabatnya sendiri. “Iya aku mau” Jawab Afni. Aku yang mendengarkan jawaban Afni langsung kaget dan keluar dari balik pohon, karena aku tak menyangka sahabatku akan tega melakukan hal itu. “Af, kamu pacaran sama Ferdin? Selamat ya kamu udah bikin aku sakit hati” Afni dan Ferdin kaget karena aku keluar dari balik pohon secara tiba-tiba dan langsung berkata seperti itu. “Maafin aku mel, tapi aku jujur cinta banget sama Ferdin” Jawab Afni. “Yaudahlah”, aku pergi meninggalkan Afni dan Ferdin. Aku pergi dengan perasaan campur aduk tidak karuan dan masih berpikir mengapa sahabatnya sendiri tega melakukan hal itu. Padahal Afni tahu kalau diriku sudah lama mengejar Ferdin. Maka persahabatanku dengan mereka berdua hancur karena cinta. Di sini aku memberi amanat bahwa utamakanlah sahabatmu daripada pacarmu, karena orang yang selalu hadir di saat kamu senang dan susah itu sahabat. 2. Me and My Best Friends Contoh cerpen persahabatan ini dilansir dari buku Kumpulan Cerpen Karya Anak Bangsa oleh Afwan Sutdrajat, berikut salah satu contoh cerpen tentang persahabatan dengan judul Me and My Best Friends. Bagiku sahabat adalah seseorang yang dapat menghiburku, seseorang yang sangat berarti dalam hidupku, karena sahabatlah orang yang selalu ada untukku. Aku memiliki banyak teman, hampir semua orang di kelasku, ingin berteman denganku, sayangnya mereka hanya memanfaatkan kepintaran dan kebaikanku, mereka berteman denganku untuk membantu mereka mengerjakan PR. Tetapi aku cukup beruntung karena masih memiliki 2 orang sahabat yaitu, Serlina dan Jean. Perkenalkan, namaku Gwen Amanda, kelas 6 SD, aku merupakan anak yang cukup pintar, karena sering mendapat juara kelas, oleh karena hal itu, banyak temanku yang ingin bersahabat denganku. "Gwen, aku boleh meminjam bukumu yang ensiklopedia tentang hewan?" tanya Jean, "Tentu," jawabku sambil mengeluarkan buku ensiklopedia yang berat dari dalam tasku. Saat ini adalah waktu istirahat, Jean dan Serlina duduk dan makan bersama aku. "Kukembalikan 5 hari lagi, ya, hari Jumat," kata Jean "Iya, hari apa aja boleh asal jangan rusak, ya," kataku "Iyaa," jawab Jean, "Gwen, kamu mendapat buku itu dari mana?" tanya Serlina "Oh, aku mendapat dari ayahku, sebenarnya buku itu sudah agak lama," jelasku "Ooohh…," seru Serlina. Sudah 1 minggu berlalu sejak Jean meminjam buku milikku. "Gwen, bukunya kukembalikan waktu istirahat, ya," kata Jean, aku hanya mengangguk mengiyakan. "Jean, temani aku ke ruang guru sebentar, ya!" seruku saat istirahat, "Bagaimana dengan Serlina?" tanyanya "Dia lagi mengerjakan tugas yang belum selesai," jelasku, "Oh, ayo!" kata Jean. Kami segera berjalan menuju ruang guru. "Ah…," seru Jean, "Ada apa?" tanyaku dan Serlina, "Bukumu hilang, Gwen!" seru Jean panik, "Kita cari sama-sama, yuk!" ajakku, "Ok," seru Jean dan Serlina. Tiba-tiba datanglah Jessica, "Serlina mungkin ada di dalam tas kamu, atau di dalam tas kamu Gwen," kata Jessica, aku segera mengecek tasku, tidak ada. "Ahh…, bukunya ada di dalam tasku," kata Serlina. "Kamu mengambilnya?" tanya Jean, aku hanya diam terpaku tidak mungkin sahabat yang sangat kupercayai mencuri buku milikku, "Tidak, aku tidak mencurinya, buku ini tiba-tiba ada di dalam tasku," seru Serlina, "Bohong, buktinya sudah cukup bukan, sudah jelas ada buku itu di dalam tas milikmu, tidak mungkin tiba-tiba muncul secara sendirinya," seru Jessica. "Kamu benar mencurinya?" tanyaku masih tidak percaya, Serlina menggeleng, aku sebenarnya berpikir tidak mungkin Serlina sahabatku tega melakukannya. "Gwen, sahabat pun dapat berkhianat, apalagi sahabat terdekat, masa kamu masih tidak percaya, sudah ada bukti nyatanya," seru Jessica. Sejak saat itu, aku dan Jean menjauh dari Serlina, akhirnya ia dijauhi oleh teman-teman yang lain. Suatu hari, ketika aku berjalan melewati ruang ganti putri, aku mendengar Jessica sedang berbicara dengan sahabatnya, Queency. "Sebenarnya, Queen, kalau buku itu yang mencurinya adalah Vera, aku yang memintanya untuk mengambil dan menaruh buku itu di dalam tas Serlina, aku hanya ingin membalas dendam, pada kejadian waktu itu," jelas Jessica. "Jadi, bukan dia?" tanya Queency, "Bukan, tapi janji jangan beritahu siapa-siapa, ya!" pinta Jessica. "Balas dendam, kenapa?" tanya Queency, "Yah, waktu TK, dia pernah melaporkan pada guru kalau aku mendorong temanku," jelas Jessica, "Biarlah dia sekarang merasakannya," lanjut Jessica. BRAK…, kubuka pintu ruang ganti, "Jadi, kamu memfitnah Serlina?" tanyaku pada Jessica "G…Gwenn…," seru Jessica kaget, "Aku tidak akan melaporkannya pada guru, tetapi kau harus, meminta maaf pada Serlina, dan menjelaskannya pada teman-teman yang lain," seruku kesal, "Ba…ba…iklah, tapi kau harus janji kalau tidak akan memberitahu kepada guru!" seru Jessica, "Janji," janjiku. Sejak saat itu, Serlina kembali diterima oleh teman-temanku, semua teman meminta maaf atas kejadian itu, termasuk Jessica, aku dan Jean karena telah menyalahkannya. Setelah kejadian itu, aku, Serlina dan Jean kembali bersahabat, dan ditambah Jessica dan Queency, "Aku ingin memberikan ini," kata Jessica sebagai permintaan maaf, ia memberikan sebuah gelang bertuliskan BFF. Dalam hati aku berjanji tidak akan asal menuduh sembarangan.O0pejh.